DENGAN TULISAN MEWARNAI DUNIA DAN MENGUBAH DUNIA

Fundamental, Baptist, Independent, Dispensasi, Premilenium-Pretribulasi

LUCIANO PAVAROTTI TELAH PERGI

Filed under: Music — dedewijaya at 9:28 am on Friday, September 14, 2007

(12 Oktober 1935 - 6 September 2007)

Luciano Pavarotti, Penyanyi Tenor Italia yang merupakan satu dari 3 Penyanyi Tenor terbaik di dunia selain Andrea Bocelli, meninggal pada hari Kamis, 6 September 2007. Ia meninggal di rumah kediamannya di Modena, Italia. pada pukul 05.00 pagi waktu setempat. Ia wafat pada usia 71 tahun. Penyanyi tenor yang juga salah satu bintang opera paling terkenal pada abad 20 itu, telah berjuang melawan kanker pankreas yang menyerangnya selama lebih dari setahun. Kematiannya menyusul setelah berbagai laporan bahwa kesehatannya telah memburuk pada Rabu (5/9) malam. Ia telah mengalami kehilangan kesadarannya sebanyak beberapa kali, kata kantor berita ANSA, mengutip orang-orang yang dekat dengan penyanyi itu. Pavarotti masuk rumah sakit pada bulan lalu akibat infeksi paru-paru, namun diperkenankan pulang pada 25 Agustus setelah dua bulan menjalani perawatan. Tenoris Italia itu menjalani pembedahan tahun lalu di New York untuk mengangkat tumor pankreas dan sejak itu ia menjalani kehidupan yang tenang, jauh dari hiruk pikuk, dengan keluarganya di Modena.

Karikatur_pavarotti

Sekilas tentang Pavarotti
Ia dilahirkan pada 12 Oktober 1935 di Modena dan sebagaimana remaja Italia lainnya, ia sangat memimpikan untuk menjadi bintang sepakbola sebelum menoleh ke bidang musik.
Debutnya di panggung opera dimulai pada 1961 di Reggio Emilia dengan peran Rodolfo dalam ‘La Boheme’, sebuah karya yang juga mengantarkan dirinya ke pentas untuk pertama kalinya di La Scala, Milan, pada 1966. Sejak penampilan perdananya di Italia pada tahun 1961, Pavarottia dalah salah satu bintang opera yang paling terkenal di dunia. 

Album Baru
Pada bulan Juni, manajer Pavarotti, Terri Robson mengatakan penyanyi opera itu sedang sibuk merekam album terbarunya. Album itu berisi lagu-lagu rohani klasik yang diluncurkan awal tahun 2007. Dia mengatakan, Pavarotti dibawa ke rumah sakit dua hari lalu. Dalam beberapa tahun ini dia beberapa kali jatuh sakit.
Pada bulan Maret 2005, dia menjalani operasi di bagian leher, sementara sakit tenggorokan membuat dia harus membatalkan penampilan di konser Tiga Tenor di Meksiko pada bulan Juni tahun lalu. Dia juga masuk rumah sakit untuk operasi punggung dan terserang infeksi ketika di rumah sakit, sehingga harus membatalkan beberapa konser yang sudah direncanakan.

Konser Amal PavarottiLuciano_pavarotti_hl1

Dalam 45 tahun terakhir, ia telah tampil di semua gedung opera penting di seluruh dunia, namun penampilan terakhir di depan umum terjadi pada Olimpiade Musim Dingin di Turin pada Februari 2006, lima bulan sebelum ia menjalani operasi kankernya.
Ketenarannya bukan hanya sebatas di gedung opera saja, tetapi meluas ke pentas lainnya, terutama melalui berbagai konser amal tahunannya ‘Pavarotti and Friends’, di mana ia tampil bersama dengan para bintang pop dan rock.
Ia pernah tampil bersama dengan para bintang, mulai dari Elton John dan Eric Clapton hingga Zucchero dan juga Spice Girls, untuk menggalang dana bagi anak-anak di Bosnia-Herzegovina. 

Kanker Pankreas
Media lokal melaporkan, Pavarotti, yang menjalani bedah pengangkatan tumor pankreas pada Juli 2006, mengalami gangguan kesehatan akibat infeksi saluran pernapasan dan komplikasi masalah ginjal. Sang tenoris sudah menghilang dari depan publik sejak operasi kanker, yang memaksanya untuk membatalkan jadwal opera kelilingnya tahun lalu, yang juga merupakan pertunjukan perpisahan. Setelah operasi kanker, ia berjanji kembali ke atas pentas pada tahun ini. Namun, pembatalan sejumlah rencana penampilannya beberapa bulan terakhir ini membuat media massa berspekulasi tentang kondisi kesehatannya.
Juru bicara Poliklinik Modena, Alberto Greco mengukuhkan bahwa penyanyi tenor berusia 71 tahun itu masuk rumah sakit, namun dia menolak untuk memberikan komentar. Dia membatalkan beberapa konsernya tahun lalu setelah menjalani operasi kanker pankreas. Ia dinyatakan dokter terserang radang paru-paru ketika sedang berlibur bersama keluarganya di kawasan peristirahatan di Laut Adriatik.

Pavarotti dipandangan Istrinya
Sebelumnya, kondisi beliau yang beriman Katolik, sudah membaik. Bahkan menurut istrinya, ia mampu berkelakar setelah masuk rumah sakit dua hari lalu. Namun akhirnya ia dibawa ke rumah sakit karena mengalami demam tinggi di kota Modena, tempat tinggalnya. Pria bertubuh tambun yang dipandang sebagai penyanyi tenor terbesar pada generasinya itu dirawat di bagian kanker. Sejumlah pengawal terlihat berjaga-jaga di luar ruang ia dirawat.
“Ia tenang, berbicara dan juga bercanda,” kata isterinya, Nicoleta Mantovani (37) kepada reporter berita setempat, saat meninggalkan rumah sakit, Jumat (10/8) pagi.

Kini, Dia telah pergi ke rumah Bapa. Selamat Jalan Pavarotti, Tenoris Klasik yang Mengilhami Dunia Musik Klasik.