DENGAN TULISAN MEWARNAI DUNIA DAN MENGUBAH DUNIA

Fundamental, Baptist, Independent, Dispensasi, Premilenium-Pretribulasi

SUKSES SEBUAH PERJALANAN

Filed under: MOTIVATION — dedewijaya at 12:52 am on Wednesday, October 24, 2007

MOTIVASI KERJA

Motivasi kerja adalah sesuatu yang menimbulkan dorongan atau semangat kerja. Atau dengan kata lain pendorong semangat kerja. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi motivasi kerja menurut Ravianto adalah: atasan, rekan sekerja, sarana fisik, kebijaksanaan dan peraturan, imbalan jasa uang dan non uang, jenis pekerjaan dan tantangan. Jadi motivasi individu untuk bekerja sangat dipengaruhi oleh sistem kebutuhannya.

3 Jenis Motivasi

Jadi memotivasi orang lain, bukan sekadar mendorong atau bahkan memerintahkan seseorang melakukan sesuatu, melainkan sebuah seni yang melibatkan berbagai kemampuan dalam mengenali dan mengelola emosi diri sendiri dan orang lain. Paling tidak kita harus tahu bahwa seseorang melakukan sesuatu karena didorong oleh motivasinya. Ada tiga jenis atau tingkatan motivasi seseorang, yaitu: pertama, motivasi yang didasarkan atas ketakutan (fear motivation). Dia melakukan sesuatu karena takut jika tidak maka sesuatu yang buruk akan terjadi, misalnya orang patuh pada bos karena takut dipecat, orang membeli polis asuransi karena takut jika terjadi apa-apa dengannya, anak-istrinya akan menderita.

Motivasi kedua adalah karena ingin mencapai sesuatu (achievement motivation). Motivasi ini jauh lebih baik dari motivasi yang pertama, karena sudah ada tujuan di dalamnya. Seseorang mau melakukan sesuatu karena dia ingin mencapai suatu sasaran atau prestasi tertentu. Sedangkan motivasi yang ketiga adalah motivasi yang didorong oleh kekuatan dari dalam (inner motivation), yaitu karena didasarkan oleh misi atau tujuan hidupnya. Seseorang yang telah menemukan misi hidupnya bekerja berdasarkan nilai (values) yang diyakininya. Nilai-nilai itu bisa berupa rasa kasih (love) pada sesama atau ingin memiliki makna dalam menjalani hidupnya. Orang yang memiliki motivasi seperti ini biasanya memiliki visi yang jauh ke depan. Baginya bekerja bukan sekadar untuk memperoleh sesuatu (uang, harga diri, kebanggaan, prestasi) tetapi adalah proses belajar dan proses yang harus dilaluinya untuk mencapai misi hidupnya.

MOTIVASI KERJA, BISNIS dan AKTIVITAS

Berdasarkan sebuah hasil survei, ada banyak alasan mengapa seseorang menyukai pekerjaannya, dan mayoritas (66%) menjawab hal pertama yang menjadi prioritas adalah karena alasan lingkungan kerja yang baik dan komunitas orang-orang yang bekerja. Setelah itu mereka baru melihat faktor Manajemen yang baik, Tantangan dan hal menarik dari pekerjaan itu sendiri, Fleksibilitas, Upah/Pendapatan yang diterima, Otonomi, Kesempatan mendapatkan Training/pelatihan dan Belajar, Faktor Teknologi dan terakhir yaitu Tim Kerja. Jadi, dari survei ini kita melihat bahwa faktor Lingkungan kerja yang baik dan komunitas manusia ditempatkan pada prioritas pertama menurut mayoritas responden. Upah/ Pendapatan yang diterima tidak dianggap hal yang terpenting.

What do you like about

your current job?”

% of respondents

People and work environment

Good management practices

Challenging and exciting jobs

Flexibility

Salary

Autonomy

Training and learning opportunities

Stock options

Technology

Team work

66

33

33

24

19

16

13

9

8

8

Sumber: Powerpoint dari Reni Rosari, program M.Si Ekonomi UGM

Dalam buku The One Minute Manager, kedua penulis (Kenneth Blanchard dan Spencer Johnson) merangkum topik bahasan kita mengenai motivasi ini dalam sebuah ilustrasi yang amat menarik mengenai Manajer Satu Menit. Untuk menjadi manajer yang efektif dan dapat memotivasi anak buah untuk mencapai sasaran perusahaan, maka ada tiga hal yang harus dilakukan.

Pertama adalah membangkitkan inner motivation dari orang yang dipimpinnya dengan menetapkan berbagi misi atau sasaran yang akan dicapai. Kita sebagai pemimpin perlu berbagi dengan tim kita untuk secara bersama melihat visi secara jelas dan mengapa kita melakukannya. Motivasi yang benar akan tumbuh dengan sendirinya ketika seseorang telah dapat melihat visi yang jauh lebih besar dari sekadar pencapaian target. Sehingga setiap orang dalam organisasi kita dapat bekerja dengan lebih efektif karena didorong oleh motivasi dari dalam dirinya.

Dale_carnegie Hal kedua dan ketiga yang perlu dilakukan oleh seorang manajer efektif adalah memberikan pujian yang tulus dan teguran yang tepat. Kita dapat membuat orang lain melakukan sesuatu secara efektif dengan cara memberikan pujian, dorongan dan kata-kata atau gesture yang positif. Bahkan dalam bukunya yang melegenda, Dale Carnegie (How to Win Friends and Influence People) menempatkan ini sebagai prinsip pertama dan kedua dalam menangani manusia, yaitu: (1) jangan mengkritik, mencerca atau mengeluh, dan (2) berikan penghargaan yang jujur dan tulus. Manusia pada prinsipnya tidak senang dikritik, dicemooh atau dicerca, tetapi sangat haus akan pujian dan apresiasi. Tetapi kritik atau teguran yang tepat seringkali justru diperlukan untuk membangun tim kerja yang kokoh dan handal. Yang penting dalam menegur orang lain adalah bukan pada apa yang kita sampaikan tetapi cara menyampaikannya. Teguran yang tepat justru dapat menjadi motivasi dan menimbulkan reaksi yang positif.

Penelitian yang dilakukan dalam lima puluh tahun terakhir menunjukkan bahwa motivasi kerja tidak semata didasarkan pada nilai uang yang diperoleh (monetary value). Ketika kebutuhan dasar (to live) seseorang terpenuhi, maka dia akan membutuhkan hal-hal yang memuaskan jiwanya (to love) seperti kepuasan kerja, penghargaan, respek, suasana kerja, dan hal-hal yang memuaskan hasratnya untuk berkembang (to learn), yaitu kesempatan untuk belajar dan mengembangkan dirinya. Sehingga akhirnya orang bekerja atau melakukan sesuatu karena nilai, ingin memiliki hidup yang bermakna dan dapat mewariskan sesuatu kepada yang dicintainya (to leave a legacy). Hal ini sesuai dengan piramida Abraham A Maslow tentang tingkatan kebutuhan manusia.

Dede_1 Beberapa saran penting untuk sukses dalam dunia kerja yang perlu diperhatikan oleh setiap orang yang bekerja yaitu:

  • Kerjakan Apa Yang Anda Cintai! Ini adalah kunci untuk mengembangkan kesuksesan Anda secara maksimal.

Kahlil Gibran pernah menulis…

Kerja adalah cinta yang nyata, kasih yang tampak

Dan jika engkau tidak bekerja dengan cinta

Tetapi hanya dengan rasa enggan

Lebih baik bagimu untuk tidak bekerja

Dan duduk saja di pinggir jalan sambil mengemis

Dari orang-orang yang bekerja dengan sukacita

  • Jangan Menyerah dengan Tantangan kerja namun Ubahlah Tantangan Menjadi Peluang.

  • Hidup dengan tujuan dan Etos Kerja Tertinggi.

  • Bangun Hubungan yang Benar secara Efektif.

  • Jangan mencari Kambing Hitam atas kegagalan Anda

  • Gali Talenta/Bakat Alami Anda

Setiap talenta pada dasarnya baik dan memiliki potensi untuk mengukir sejarah. Namun seseorang bisa berakhir sebagai ‘Pecundang’ karena ia tidak mengenali talenta atau bakat khusus yang ada dalam dirinya. Jadi temukan, hargai dan kembangkan telanta Anda.

  • Tetap Fokus

Lakukan Apa Yang Orang Lain Tak Sanggup Lakukan

Orang-orang yang berjaya memiliki sikap ini. Mereka sanggup melakukan lebih dari orang biasa lakukan, dalam masa yang sama mereka juga sanggup melakukan apa yang orang-orang biasa tak sanggup lakukan. Sebenarnya, jika Anda teliti lingkungan sekitar Anda, orang-orang biasa hanya minat pada kesenangan sekarang ini dan tidak memikirkan tujuan yang mau dikejar, sebab itu mereka tak mau bekerja keras. Ini kenyataan hidup. Untuk cemerlang, Anda perlu korbankan kesenangan sekarang untuk kesenangan yang lebih panjang di masa depan. Lakukan apa yang orang lain tak sanggup lakukan dan jangan terlalu memikirkan apa yang orang lain katakan tentang diri Anda.

Jadi, Anda diamkan mulut, kuatkan semangat dan rajinkan tangan bekerja serta gerakkan pikiran memikirkan strategi seterusnya. They will always talking, talking and talking. Abaikan mereka, lakukan tugas kerja Anda dan hiraukan tanggapan negatif mereka.

Mereka hanya akan diam bila usaha Anda sudah berhasil! Inilah motivasi paling kuat, yaitu sikap mau membuktikan bahwa Anda tidak seperti apa yang orang lain labelkan. Lakukan apa yang orang lain tak sanggup lakukan. Jika mereka tersenyum sinis melihat kerajinan Anda, terima hakikat mereka tidak bersetuju dengan perangai Anda yang dianggap ‘bodoh’ oleh mereka.

Paling utama, Anda tahu apa yang hendak Anda capai dan apa tujuan hidup Anda.

TINDAKAN PEMASTIAN BAGI KEBERHASILAN MOTIVASI

Pemimpin yang tegas dan tekun akan memberi motivasi kepada para karyawannya, agar dapat mengambil langkah pemastian keberhasilan motivasi, seperti di bawah ini.

  1. Pilihlah dan tetapkanlah untuk menang secara bersama yang dilakukan dengan sikap mental positif yang membangun.

  2. Masuklah dengan pasti dalam perang melalui doa dengan keyakinan, bahwa akan ada kemenangan yang akan dicapai bersama.

  3. Bersiaplah untuk membayar harga kemenangan dengan bekerja baik (efektif, efisien dalam hubungan organisasi yang sehat) dan bekerja keras secara konsisten.

  4. Usahakanlah untuk terus menginterpretasi hidup dan proses kerja dari kaca mata kemenangan, karena kegagalan pun dapat diterima sebagai kemenangan yang tertunda.

Dengan mengingat kepentingan motivasi seperti telah disinggung di atas, setiap pemimpin yang ingin maju dan berhasil harus belajar serta bersungguh-sungguh menerapkannya dalam kepemimpinan, yang pada akhirnya akan menjamin keberhasilan dirinya sebagai pemimpin.

Michael Angier, salah seorang pakar tips, Pendiri dan Presiden Success Networks International, mengajukan saran 10 Langkah Membangkitkan yang Terbaik dari Karyawan yang dapat dilakukan seorang pimpinan yaitu sebagai berikut:

  1. Tunjukkan kepercayaan. Kepercayaan itu sangat berharga. Karyawan akan mengerahkan yang terbaik bila mereka merasa dipercaya.

  2. Doronglah keberanian mereka. Katakan dengan tulus bahwa mereka pasti bias melakukannya. Ini akan menumbuhkan keberanian mereka.

  3. Harapkan lebih banyak. Anda semestinya bersikap realistis. Namun, orang selalu terdorong untuk meraih sesuatu yang tinggi.

  4. Katakan yang sebenarnya. Bersikaplah terbuka. Mengutarakan hal yang sebenarnya menarik simpati dan kepercayaan yang lebih besar dari karyawan.

  5. Jadilah panutan. Salah satu cara terbaik mempengaruhi orang lain adalah dengan menjadi panutan. Dimana-mana tindakan lebih dihargai daripada sekedar ucapan. Bila Anda menunjukkan yang terbaik, karyawan akan menirunya.

  6. Berbagilah pengalaman. Ceritakan bahwa kita pun pernah mengalami kegagalan dan melewati masa-masa sulit. Ini akan melahirkan empati dan menciptakan hubungan yang hangat.

  7. Tantanglah team Anda. Tantangan akan mengingatkan mereka agar selalu menjadi yang terbaik. Dan hanya dengan memberikan tantangan, seseorang akan menunjukkan kemampuannya.

  8. Ajukan pertanyaan yang tepat. Pemimpin yang baik tidak memberikan jawaban, namun mengajukan pertanyaan yang tepat.

  9. Pergokilah saat mereka melakukan sesuatu yang baik. Temukan saat di mana mereka melakukan keberhasilan. Katakan bahwa mereka berhasil melakukannya. Rayakanlah keberhasilan. Jangan mencari-cari kesalahan.

  10. Luangkan waktu bersama mereka. Investasikan waktu Anda dengan menjalin hubungan bersama. Melakukan hal bersama-sama selalu memberikan motivasi yang tinggi bagi karyawan.

Kesuksesan bukan satu perhentian, tapi sebuah perjalanan.



No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.