DENGAN TULISAN MEWARNAI DUNIA DAN MENGUBAH DUNIA

Fundamental, Baptist, Independent, Dispensasi, Premilenium-Pretribulasi

ISU-ISU TERKINI

Filed under: FUNDAMENTAL — dedewijaya at 11:44 pm on Tuesday, April 29, 2008

                        DAVE HUNT MENYANGKALI API NERAKA
Saya dengan sungguh sedih harus melaporkan bahwa Dave Hunt, yang telah menulis buku-buku yang sangat membantu tentang berbagai subyek, kini dengan berani menyangkali api neraka. Dalam sebuah artikel di website The Berean Call, yang berjudul "Justice, Forgiveness, and Transformation, " bertanggal 31 Maret 2008, ia mengatakan bahwa api tersebut "bukan secara fisik," dan bahwa "pastilah maksudnya adalah `api’ keadilan, kesucian, kemurnian, dan kebenaran Allah yang menyingkapkan berbagai motif dan tentunya akan menyiksa hati nurani mereka yang selamanya terkutuk." Ia mengatakan, "Inilah satu-satunya yang dimaksud dengan api dalam lautan api itu." Ia lalu melakukan banyak usaha untuk menafsir ulang ayat-ayat yang bertentangan dengan posisi dia. MENGENAI MATIUS 25:41, Hunt bertanya, "Tetapi `Iblis dan malaikat-malaikatny a’ tidak memiliki tubuh jasmani, jadi bagaimana mungkin api fisik, yang tidak mempan bagi mereka, telah dipersiapkan bagi mereka?" Jawaban untuk pertanyaan itu adalah bahwa kita tidak tahu, dan kita tidak perlu tahu. Bukanlah tugas kita untuk mencari tahu bagaimana semua ini bisa terjadi. Kita hanya dapat percaya bahwa Allah dapat membuatnya terjadi! Yang kita tahu adalah bahwa Yesus mengatakan akhir dari Iblis dan para malaikatnya, dan semua orang yang tidak percaya adalah API yang kekal. MENGENAI WAHYU 20:15, Hunt bertanya, "Bagaimanakah hal itu dapat terjadi melalui siksaan dilempar ke dalam Lautan Api? Akankah Hitler berada di zona yang lebih panas? Tetapi bagaimana mungkin tubuh yang jasmani menderita panas yang lebih atau yang kurang dalam sepersekian detik sebelum ia habis hangus? Dan bagaimanakah berbagai derajat siksaan fisik membeda-bedakan antara begitu banyak jenis dosa dan motivasi dibalik setiap dosa tersebut?" Sekali lagi, pertanyaan-pertanya an ini tidak perlu kita tanyakan. Yang kita ketahui adlaah bahwa Alkitab mengatakan orang yang tidak percaya akan dibangkitkan dan akan dihakimi menurut pekerjaan mereka dan dilemparkan ke dalam lautan API. Kita tahu bahwa mereka tidak akan habis hangus dalam api tersebut, tetapi akan "disiksa siang malam sampai selama-lamanya. " Itu saja yang perlu kita ketahui. Bukanlah tugas dan bagian kita untuk menanyakan pertanyaan yang tidak dijawab dalam Alkitab, tetapi baiklah kita percaya dengan sederhana segala yang Alkitab katakan dengan jelas. MENGENAI LUKAS 16:23-24, Hunt mengatakan bahwa orang kaya yang berada di neraka tersebut kebingungan! Dia hanya mengira bahwa ia memiliki tubuh yang sedang disika api dan sebuah lidah yang perlu didinginkan! Hunt mengklaim bahwa "orang kaya tersebut sepertinya terkunci dalam delusi tersebut untuk selamanya." Namun faktanya, orang kaya tersebut sungguh berada dalam posisi yang jauh lebih baik untuk menggambarkan neraka daripada Dave Hunt! Ia mengatakan bahwa ia memiliki tubuh dan lidah. Seperti apakah tubuh yang belum dibangkitkan itu? Kita tidak tahu dan kita tidak perlu tahu. Kita hanya tahu bahwa ia "sangat kesakitan dalam nyala API ini." MENGENAI 1 KORINTUS 3:13, Hunt membandingkan api pengadilan Kristus dengan api neraka, tetapi sebenarnya itu adalah dua hal yang berbeda. Tujuan akhir dari orang percaya berbeda sekali dengan orang yang tidak percaya. Lebih lanjut lagi, api tahta pengadilan Kristus tidak sama sekali menyentuh orang percaya itu, tetapi ia menguji pekerjaan tiap-tiap orang. Hari ini ada serangan yang luar biasa terhadap doktrin Alkitabiah tentang api neraka. Banyak orang-orang lain yang telah menyangkalinya, termasuk Yohanes Paulus II, Billy Graham, Robert Schuller, Clark Pinnock, Neil Punt, Kenneth Kantzer, John Stott, dan J.I. Packer. Tentu saja, dari awal bidat Advent dan Saksi Yehova menyangkalinya. Tidak ada yang dapat mengerti tentang doktrin ini. Ia berada di luar pemahaman manusia. Memang, ini adalah doktrin yang paling sulit dalam Alkitab, tetapi karena Alkitab mengatakan bahwa hukuman orang yang tidak percaya adalah api yang kekal, saya menolak untuk meragukannya. Lima belas kali dalam Perjanjian Baru, Neraka digambarkan dengan istilah api. "APINYA tidak akan padam" (Mar. 9:44, 46, 48), "API" (Mat. 5:22 lihat bahasa asli, 18:9), "API kekal" (Mat. 18:8, 25:41, Yud. 7), "API yang tidak terpadamkan" (Luk. 3:17), "nyala API" (Luk. 16:24), "dapur API" (Mat. 13:42, 50), "API dan belerang" (Wah. 14:10; 20:10; 21:8). "Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi TUHAN, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini" (Ul. 29:29).

        FILOSOFI PELAYANAN PEMUDA ROCK & ROLL TIDAK BEKERJA
Para pembicara dalam konferensi Willow Creek’s Shift 2008 (konferensi Kristen yang baru-baru ini diadakan oleh Gereja Willow Creek, sebuah mega-gereja yang duniawi dan kompromistis) mengatakan bahwa orang-orang muda sedang meninggalkan gereja dalam jumlah yang mencetak rekor. Mereka mengutip berbagai survei yang telah menemukan bahwa "lebih dari dua pertiga orang dewasa muda meninggalkan gereja" ("Youth Leaders `Shift’ against Tide of Discontent," Christian Post, 10 April 2008). Sebuah penelitian tahun 2007 oleh Barna menemukan bahwa "mayoritas orang-orang muda non-Kristen melihat orang-orang Kristen hari ini sebagai orang-orang yang menghakimi, munafik, dan bergaya kuno." Ini memberitahu saya bahwa filosofi pelayanan orang muda dengan rock & roll telah gagal. Filosofi tersebut toh tidak mampu mempertahankan orang muda agar tidak meninggalkan gereja. Ketika orang Kristen mencoba untuk `cool’, mereka sedang membangun jembatan kepada dunia yang dapat diseberangi oleh orang muda. Dunia jelas akan selalu lebih `cool’ dari pada alternatif Kristen yang setengah-setengah. Lebih jauh lagi, filosofi rock & roll tidak membuat orang lebih menghargai gereja. Bahkan ketika mayoritas gereja saat ini mencoba untuk menjadi `cool’ dan relevan, mereka toh masih dianggap menghakimi dan bergaya kuno! Tidak mungkin untuk berteman dengan dunia, an alasannya sederhana, yaitu karena dunia adalah musuh dari Allah kita (Yohanes 15:18-20; Yak. 4:4). Tanggung jawab kita adalah untuk memberitakan Injil dan memberitahu dunia bahwa "sekarang Allah memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat" (Kis. 17:30). Tuhan Yesus menginstruksikan kita untuk memberitakan "pertobatan dan pengampunan dosa" dalam namaNya kepada segala bangsa (Luk. 24:47). Dan tanggung jawab kita adalah untuk hidup suci sebagai terang di dunia yang "bengkok hatinya dan yang sesat ini" (Fil. 2:15).  Itu memang tidak `cool’ tetapi itulah kebenaran, dan kebenaran lebih penting dari pada `cool.’

KONFERENSI DI WILLOW CREEK MENAMPILKAN SEORANG GEMBALA SIDANG DENGAN FILOSOF YANG DUNIAWI
Konferensi Willow Creek’s Shift 2008 bulan ini menampilkan Dan Kimball sebagai salah seorang pembicara utama. Ia berbicara tentang tema-tema yang dibahas dalam bukunya They Like Jesus, but Not the Church (Zondervan, 2007), dan buku itu ditayangkan dalam website Willow Creek sebagai buku yang direkomendasikan. Kimball menentang "orang-orang yang selalu mengatakan hal-hal negatif tentang dunia" (hal. 191). Ia mengatakan, "Kita seharusnya memberitahu orang tentang Yesus dan kasih karuniaNya yang menyelamatkan daripada menghakimi dan menentang mereka" (hal. 106). Ia bersimpati dengan orang tidak percaya yang "takut bahwa agama akan berusaha mengontrol bagaimana mereka berpikir, berpakaian, dan bertindak" (hal. 75). Dia mengatakan bahwa kita harus mendengarkan orang-orang tidak percaya ketika mereka mengkritik kita dan ia mengutip satu orang yang berkata, "Saya tidak melihat parlunya menambahkan berbagai aturan terorganisir ini seperti yang dipikirkan para pemimpin gereja" (hal. 74). Kimball bercerita tentang seorang non-Kristen yang ia temui di gym, yang lalu kaget bahwa dia, sebagai seorang gembala sidang, ternyata senang dengan grup-grup Rock yang kotor dan penuh pemberontakan seperti Cure, Smiths, Siouxsie, dan Banshees. Kimball menjelaskan: "Dia mengatakan bahwa tidak mungkin seorang gembala sidang bisa suka dengan kelompok musk Smiths atau Cure, dan dia syok karena saya sepertinya normal dan tidak tampak seperti apa yang dia bayangkan tentang orang Kristen apalagi seorang gembala sidang" (hal 26). Dengan hanya sekedar "bersahabat" dengan orang tidak percaya dan mencintai grup-grup rock & roll sekuler, dan tidak memperingatkan tentang dosa dengan jelas, dan tidak memperingatkan tentang bahaya tidak percaya pada Yesus, Kimball telah tampak "normal" di hadapan orang tidak percaya, yaitu normal menurut definisi dunia. Ia adalah seorang Kristen yang cool karena ia mencintai banyak hal-hal jahat yang juga dicintai dunia dan karena ia tidaka "menghakimi" dan "negatif." Kimball mengkritik orang-orang Kristen yang Alkitabiah yang memiliki pandangan kuat mengenai hal-hal seperti "peran wanita dalam gereja, tipe musik yang dapat didengar, dan jenis Alkitab yang seharusnya dibaca" (hal. 54). Ia mengatakan bahwa adalah salah jika gereja menghakimi hal-hal seperti musik, merokok, minum alkohol, dan pakaian, dan bahwa adalah salah untuk mengatakan kepada kaum homoseksual bahwa kecuali jika mereka berubah, mereka akan masuk neraka (hal. 98, 99). Orang ini adalah seorang pemberontak. Alkitab mengajarkan bahwa setiap hal yang jahat di dunia ini harus ditolak (Rom. 12:2; Ef. 5:11; Tit. 2:11-12; Yak. 1:27; 4:4; 1 Yoh. 2:15-17). Kita tidak boleh menjadi serupa dengan jalannya yang tidak suci, dan standar pengukuran terhadap dunia adalah Firman Allah. Segala sesuatu yang berhubungan dengan hawa nafsu kedagingan, hawa nafsu mata, dan keangkuhan hidup, harus ditolak, dan itu berarti banyak sekali hal dalam dunia yang penuh dosa ini! Kita harus mengaplikasikan standar tersebut kepada fashion, musik, bacaan, seni, film, fotografi, dan semuanya. Semua hal dalam dunia ini harus diukur berdasarkan standar Allah yang kudus, dan semua hal yang jahat harus ditolak. Menurut Efesus 5:11, bukan hanya orang Kristen tidak boleh ambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan, tetapi ia harus menelanjangi hal seperti itu. Hal inilah yang dianggap "menghakimi" dan "penuh benci" oleh Kimball dan teman-teman Willow Creek-nya.

Disadur dari Way of Life Ministry, DR. Steven Liauw, Buletin GITS

TOILET UMUM KRISTEN

Filed under: JOKE / HUMOR — dedewijaya at 1:07 am on Monday, April 28, 2008


Sebelum liburan keluarga, suami saya dan saya sepakat
memindahkan anak-anak kami dari sekolah Kristen ke sekolah Umum. Dalam
perjalanan, putrid kami yang berusia tujuh tahun, Andrea, mengatakan bahwa ia
ingin buang air kecil. Karena itu kami berhenti di sebuah pom bensin, dan suami
saya pergi menanyakannya. Namun saat
kembali ia mengatakan bahwa tidak ada toilet umum di situ. Karena putus asa,
Andrea memohon, ”Oh, Ayah, tolong tanyakan apakah di kota ini ada toilet
Kristen!” (Pierrette M. Begent)

 
Taken from: Miller, Kathy
Collard. Juli 2005. Tuhan, Temui Saya di Ruang Cuci. Jogja:
Shaina. Halaman 223.

Dapatkan cerita humor, cinta, keluarga, pemahaman Alkitab, teologi, pesona
Alkitab lainnya di:

http://dedewijaya.blogspot.com

http://dedewijaya.blogs.friendster.com

http://dedewijaya.multiply.com

http://www.sabdaspace.org/blog/dedewijaya

http://dedewijaya.wordpress.com

http://www.in-christ.net/blog/dedewijaya

http://www.geocities.com/dd123id/BARU.html

Jika anda diberkati dengan artikel2 tersebut, jadikanlah blog diatas link
di web atau blogger anda. Terimakasih. GBU

If you are cheerful, you feel good; if you are sad, you hurt all over

Happiness makes you smile; sorrow can crush you

KESELAMATAN KAUM PLURALIS

Filed under: TEOLOGI — dedewijaya at 12:43 am on Saturday, April 26, 2008

 

Pertanyaan
yang berbunyi sebagai berikut: Apakah orang nonKristen beroleh
selamat? Ini merupakan pertanyaan yang paling tidak disukai oleh kaum
Pluralis. D.T. Niles menolak pertanyaan yang senada “akankah semua
orang diselamatkan?” Baginya pertanyaan ini tidak pantas
dipertanyakan, karena dengan sendirinya semua orang tidak ada
seorangpun yang tidak diselamatkan (Rin Ro, 1992:76). Begitu juga
dengan Newbigin, beliau justru mempermasalahkan orang untuk
menanyakan apakah yang terjadi dengan orang yang bukan Kristen
sesudah kematian?

Ada
tiga alas
an mengapa ia mempermasalahkan
pertanyaan ini. Pertama, karena untuk pertanyaan ini hanyalah Allah
sendiri yang mempunyai hal untuk menjawabnya. Baginya menjawab
pertanyaan ini, merupakan keangkuhan. Lalu bagaimana dengan Alkitab
yang berbicara secara eksplisit, apakah salah juga? Kedua, baginya
pertanyaan tersebut adalah didasarkan pada suatu yang abstraksi,
yaitu keselamatan jiwa yang menurutnya adalah pereduksian pribadi
manusia. Sayang Newbigin dalam hal ini, tidak menangkap arti
keselamatan jiwa sebagai keutuhan pribadi seseorang. Dengan
sendirinya, beliau juga tidak percaya adanya kebangkitan tubuh.
Ketiga, menurut beliau pertanyaan ini adalah paling fundamental, yang
sesuai dengan kebutuhan akhir manusia yaitu kebahagiaan. Hal ini
menurut beliau adalah hanya untuk kepuasan diri manusia itu, bukan
untuk Allah. Tampaknya, Newbigin menjunjung tinggi kemuliaan untuk
Allah, namun beliau lupa, pengharapan manusia akan surga adalah
sesuai dengan natur manusia itu sendiri, yaitu kekal (tidak akan
lenyap), dan Allah sendiri yang menjanjikan pengharapan manusia itu.

Hal
ini dimaklumi oleh karena Newbigin tidak percaya konsumasi
keselamatan yang dijanjikan oleh Allah sendiri, bahwa Yesus akan
datang untuk menyempurnakan segala sesuatu (2000, 246-252). Karena
mereka tidak senang dengan pertanyaan eksklusif ini, maka kemudian
bangkitlah pertanyaan-pertanyaan mengenai diri mereka sendiri.
Pertanyaan dialamatkan kepada mereka, kaum Pluralis, yaitu:
Apakah
kaum Pluralis Kristen yang notabene adalah para dosen STT (Sekolah
Tinggi Teologi), dan para pendeta jemaat, sudah memperoleh atau
mengalami keselamatan dalam Yesus Kristus?

Pertanyaan ini sering ditanyakan kepada penulis dalam banyak seminar
yang diadakan. Kita sudah tahu dan percaya bahwa keselamatan hanya
ada di dalam dan melalui Tuhan Yesus saja. Alkitab menyaksikan bahwa
hanya mereka yang percaya kepada Tuhan Yesuslah yang diselamatkan.
Penulis sering kali menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti di atas,
dengan kembali mengemukakan pertanyaan, seperti:
Apakah
kaum Pluralis Kristen percaya kepada Yesus? Mungkin kita dan mereka
akan menjawab ya, karena secara eksplisit mereka mengakui bahwa
mereka percaya Yesus. Persoalannya, ialah, apakah mereka percaya
Yesus? Kalau mereka percaya Yesus, Yesus yang mana yang mereka
percaya? Sebab Yesus dalam Alkitab dengan terang-terangan diakui oleh
mereka sebagai mitos para penulis Injil. Mereka tidak percaya bahwa
Yesus sebagai satu-satunya penyataan Allah, kebenaran final Allah.
Dengan kata lain, mereka mengakui keselamatan di luar Yesus. Sehingga
dapatkah mereka dan kita berkata bahwa mereka selamat?

Akhirnya, apakah yang akan kita katakan lagi mengenai kaum Pluralis?
Mari kita memiliki kerinduan dan sikap seperti Paulus saat beliau
mengomentari kedegilan hati orang Israel yang tersandung dengan
finalitas Yesus, ia menulis:

Saudara-saudara,
kerinduan hatiku dan doaku kepada Allah ialah, supaya mereka
diselamatkan. Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka bahwa
mereka sungguh berapi-api untuk Allah, tetapi tanpa pengertian.
Sebab, oleh karena mereka tidak mengenal pembenaran oleh Allah dan
oleh karena mereka berusaha untuk mendirikan kebenaran diri mereka
sendiri, maka mereka tidak takluk kepada pembenaran oleh Allah.”
(Roma 10:1-3)

Ex
Opere Operato-Soli Deo Gloria

BAHAYA
TEOLOGI ABU-ABU
(PLURALISME)
dari halaman
674-680

  1. MENOLAK
    ALKITAB SEBAGAI WAHYU ALLAH YANG FINAL

  2. MENOLAK
    KEUNIKAN DAN FINALITAS YESUS

  3. MENOLAK
    GEREJA SEBAGAI AGEN ATAU ALAT MISI ALLAH DALAM DUNIA

  4. MENOLAK
    MISI PROKLAMASI INJIL DAN MISI PENEBUSAN

  5. MENOLAH
    SEMUA KESISTENSI AGAMA-AGAMA YANG ADA DI DUNIA.

Dikutip dari
buku Teologi Abu-Abu: Pluralisme Agama, Tantangan & Ancaman Racun
Pluralisme Dalam Teologi Kristen Masa Kini,
Stevri Indra Lumintang,
Gandum Mas, cetakan pertama 2004, hal 692-693

AKU BERKATA KEPADAMU

Filed under: PESONA ALKITAB — dedewijaya at 2:30 am on Wednesday, April 23, 2008
Perhatikan dan coba anda renungkan setiap ucapan Yesus dibawah ini:

Matius 
8:11 Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan
Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di
dalam Kerajaan Sorga,

18:3 lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu
tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan
masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

18:10 Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak
kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga
yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga.

5:44 Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.

5:18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap
langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan
ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

5:20 Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih
benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang
Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

6:25 "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan
hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah
kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah
hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting
dari pada pakaian?

11:11 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang
dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar
dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga
lebih besar dari padanya.

12:6 Aku berkata kepadamu: Di sini ada yang melebihi Bait Allah.

12:31 Sebab itu Aku berkata kepadamu: Segala dosa dan hujat manusia
akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni.

13:17 Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya banyak nabi dan orang
benar ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan
ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya.

16:28 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir
di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak Manusia
datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya."

17:20 Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman
sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah
dari tempat ini ke sana, — maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada
yang mustahil bagimu.

18:13 Dan Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jika ia berhasil
menemukannya, lebih besar kegembiraannya atas yang seekor itu dari pada
atas yang kesembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat.

18:18 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia
ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan
terlepas di sorga.

18:19 Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di
dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan
dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.

18:22 Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan
sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.

19:9 Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya,
kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat
zinah."

19:23 Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam
Kerajaan Sorga.

19:24 Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta
masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam
Kerajaan Allah."

19:28 Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya
pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di
takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di
atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.

21:21 Yesus menjawab mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya
jika kamu percaya dan tidak bimbang, kamu bukan saja akan dapat berbuat
apa yang Kuperbuat dengan pohon ara itu, tetapi juga jikalau kamu
berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut!
hal itu akan terjadi.

21:31 Siapakah di antara kedua orang itu yang melakukan kehendak
ayahnya?" Jawab mereka: "Yang terakhir." Kata Yesus kepada mereka: "Aku
berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan
perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan
Allah.

21:43 Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan
diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan
menghasilkan buah Kerajaan itu.

23:39 Dan Aku berkata kepadamu: Mulai sekarang kamu tidak akan
melihat Aku lagi, hingga kamu berkata: Diberkatilah Dia yang datang
dalam nama Tuhan!"

24:2 Ia berkata kepada mereka: "Kamu melihat semuanya itu? Aku
berkata kepadamu, sesungguhnya tidak satu batu pun di sini akan
dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan."

25:40 Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari
saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

25:45 Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang
dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.

26:13 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja Injil ini
diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut
juga untuk mengingat dia."

26:21 Dan ketika mereka sedang makan, Ia berkata: "Aku berkata
kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku."

26:29 Akan tetapi Aku berkata kepadamu: mulai dari sekarang Aku
tidak akan minum lagi hasil pokok anggur ini sampai pada hari Aku
meminumnya, yaitu yang baru, bersama-sama dengan kamu dalam Kerajaan
Bapa-Ku."

26:34 Yesus berkata kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya
malam ini, sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga
kali."

26:64 Jawab Yesus: "Engkau telah mengatakannya. Akan tetapi, Aku
berkata kepadamu, mulai sekarang kamu akan melihat Anak Manusia duduk
di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di atas awan-awan di langit."

Markus

5:41 Lalu dipegang-Nya tangan anak itu, kata-Nya: "Talita kum," yang berarti: "Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah!"

8:12 Maka mengeluhlah Ia dalam hati-Nya dan berkata: "Mengapa
angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada
angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda."

9:1 Kata-Nya lagi kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya
di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum
mereka melihat bahwa Kerajaan Allah telah datang dengan kuasa."

9:41 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa memberi kamu
minum secangkir air oleh karena kamu adalah pengikut Kristus, ia tidak
akan kehilangan upahnya."

10:15 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut
Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke
dalamnya."

10:29 Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang
yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya
laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya
atau ladangnya,

11:23 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada
gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! Asal tidak
bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan
terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya.

11:24 Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan
doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan
diberikan kepadamu.

12:43 Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka:
"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih
banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti
persembahan.

13:30 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya itu terjadi.

14:9 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja Injil
diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut
juga untuk mengingat dia."

14:18 Ketika mereka duduk di situ dan sedang makan, Yesus berkata:
"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan
menyerahkan Aku, yaitu dia yang makan dengan Aku."

14:25 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya Aku tidak akan minum lagi
hasil pokok anggur sampai pada hari Aku meminumnya, yaitu yang baru,
dalam Kerajaan Allah."

14:30 Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya
pada hari ini, malam ini juga, sebelum ayam berkokok dua kali, engkau
telah menyangkal Aku tiga kali."

Lukas
3:8 Jadi hasilkanlah buah-buah yang sesuai dengan pertobatan. Dan
janganlah berpikir dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku
berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari
batu-batu ini!

4:24 Dan kata-Nya lagi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya.

4:25 Dan Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar: Pada zaman
Elia terdapat banyak perempuan janda di Israel ketika langit tertutup
selama tiga tahun dan enam bulan dan ketika bahaya kelaparan yang hebat
menimpa seluruh negeri.

7:9 Setelah Yesus mendengar perkataan itu, Ia heran akan dia, dan
sambil berpaling kepada orang banyak yang mengikuti Dia, Ia berkata:
"Aku berkata kepadamu, iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai,
sekalipun di antara orang Israel!"

7:14 Sambil menghampiri usungan itu Ia menyentuhnya, dan sedang para
pengusung berhenti, Ia berkata: "Hai anak muda, Aku berkata kepadamu,
bangkitlah!"

7:26 Jadi untuk apakah kamu pergi? Melihat nabi? Benar, dan Aku berkata kepadamu, bahkan lebih dari pada nabi.

7:28 Aku berkata kepadamu: Di antara mereka yang dilahirkan oleh
perempuan tidak ada seorang pun yang lebih besar dari pada Yohanes,
namun yang terkecil dalam Kerajaan Allah lebih besar dari padanya."

7:47 Sebab itu Aku berkata kepadamu: Dosanya yang banyak itu telah
diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang
sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih."

9:27 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir
di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Kerajaan Allah."

10:12 Aku berkata kepadamu: pada hari itu Sodom akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu."

11:8 Aku berkata kepadamu: Sekalipun ia tidak mau bangun dan
memberikannya kepadanya karena orang itu adalah sahabatnya, namun
karena sikapnya yang tidak malu itu, ia akan bangun juga dan memberikan
kepadanya apa yang diperlukannya.

11:9 Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan
diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka
pintu akan dibukakan bagimu.

11:51 mulai dari darah Habel sampai kepada darah Zakharia yang telah
dibunuh di antara mezbah dan Rumah Allah. Bahkan, Aku berkata kepadamu:
Semuanya itu akan dituntut dari angkatan ini.

12:4 Aku berkata kepadamu, hai sahabat-sahabat-Ku, janganlah kamu
takut terhadap mereka yang dapat membunuh tubuh dan kemudian tidak
dapat berbuat apa-apa lagi.

12:5 Aku akan menunjukkan kepada kamu siapakah yang harus kamu
takuti. Takutilah Dia, yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk
melemparkan orang ke dalam neraka. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu,
takutilah Dia!

12:8 Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang mengakui Aku di depan
manusia, Anak Manusia juga akan mengakui dia di depan malaikat-malaikat
Allah.

12:22 Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Karena itu Aku berkata
kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu
makan, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak
kamu pakai.

12:27 Perhatikanlah bunga bakung, yang tidak memintal dan tidak
menenun, namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannya
pun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu.

12:37 Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga
ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat
pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang
melayani mereka.

13:24 Jawab Yesus kepada orang-orang di situ: "Berjuanglah untuk
masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak
orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.

13:35 Sesungguhnya rumahmu ini akan ditinggalkan dan menjadi sunyi.
Tetapi Aku berkata kepadamu: Kamu tidak akan melihat Aku lagi hingga
pada saat kamu berkata:  Diberkatilah Dia yang datang dalam nama
Tuhan!"

14:24 Sebab Aku berkata kepadamu: Tidak ada seorang pun dari orang-orang yang telah diundang itu akan menikmati jamuan-Ku."

15:7 Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga
karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita
karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan
pertobatan."

15:10 Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada
malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat."

16:9 Dan Aku berkata kepadamu: Ikatlah persahabatan dengan
mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat
menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi."

17:34 Aku berkata kepadamu: Pada malam itu ada dua orang di atas
satu tempat tidur, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan
ditinggalkan.

18:8 Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan
tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?"

18:14 Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai
orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa
meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri,
ia akan ditinggikan."

18:17 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut
Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke
dalamnya."

18:29 Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya
setiap orang yang karena Kerajaan Allah meninggalkan rumahnya,
isterinya atau saudaranya, orang tuanya atau anak-anaknya,

19:26 Jawabnya: Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang mempunyai,
kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya
akan diambil, juga apa yang ada padanya.

19:40 Jawab-Nya: "Aku berkata kepadamu: Jika mereka ini diam, maka batu ini akan berteriak."

21:3 Lalu Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu.

22:16 Sebab Aku berkata kepadamu: Aku tidak akan memakannya lagi sampai ia beroleh kegenapannya dalam Kerajaan Allah."

22:34 Tetapi Yesus berkata: "Aku berkata kepadamu, Petrus, hari ini
ayam tidak akan berkokok, sebelum engkau tiga kali menyangkal, bahwa
engkau mengenal Aku."

23:43 Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari
ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."

Yohanes 
1:50 Yesus menjawab, kata-Nya: "Karena Aku berkata kepadamu: Aku
melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan
melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu."

1:51 Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya
engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun
naik kepada Anak Manusia."

3:3 Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya
jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan
Allah."

3:5 Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang
tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam
Kerajaan Allah.

3:7 Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali.

3:11 Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kami berkata-kata tentang
apa yang kami ketahui dan kami bersaksi tentang apa yang kami lihat,
tetapi kamu tidak menerima kesaksian kami.

4:35 Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim
menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan
pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.

5:19 Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya
sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang
dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.

5:24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar
perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai
hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari
dalam maut ke dalam hidup.

5:25 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah
tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan
mereka yang mendengarnya, akan hidup.

6:32 Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya bukan Musa yang memberikan kamu roti dari sorga, melainkan
Bapa-Ku yang memberikan kamu roti yang benar dari sorga.

6:47 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya, ia mempunyai hidup yang kekal.

6:53 Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu.

8:24 Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati
dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu
akan mati dalam dosamu."

8:34 Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa.

8:51 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya."

8:58 Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada."

10:1 "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam
kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat
tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok;

10:7 Maka kata Yesus sekali lagi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu.

12:24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak
jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia
mati, ia akan menghasilkan banyak buah.

13:16 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah
lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia
yang mengutusnya.

13:20 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menerima orang
yang Kuutus, ia menerima Aku, dan barangsiapa menerima Aku, ia menerima
Dia yang mengutus Aku."

13:21 Setelah Yesus berkata demikian Ia sangat terharu, lalu
bersaksi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu
akan menyerahkan Aku."

13:38 Jawab Yesus: "Nyawamu akan kauberikan bagi-Ku? Sesungguhnya
Aku berkata kepadamu: Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal
Aku tiga kali."

14:12 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya
kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan,
bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku
pergi kepada Bapa;

16:20 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya kamu akan menangis dan
meratap, tetapi dunia akan bergembira; kamu akan berdukacita, tetapi
dukacitamu akan berubah menjadi sukacita.

16:23 Dan pada hari itu kamu tidak akan menanyakan apa-apa
kepada-Ku. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu
minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku.

21:18 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda
engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja
kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan
mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa
engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki."

Ada 142 ayat dalam Kitab Injil Sinoptik
(Matius, Markus, Lukas, Yohanes) menulis tentang Yesus berkata dimulai
dengan kata “Aku berkata kepadamu”.
Ayat-ayat di atas
hanya sebagian saja tidak semua ayat penulis sertakan. Namun satu yang
pasti dan perlu kita ketahui, apa maksud perkataan ini? Siapakah
sesungguhnya Dia yang mengucapkan perkataan ini? Siapakah Yesus ini?

Saudaraku, tahukah anda bukti terbesar bahwa Yesus adalah Allah itu
sendiri adalah ketika Dia berkata “Aku berkata kepadamu”, mengapa saya
katakan demikian bahwa kalimat “Aku berkata kepadamu” yang diucapkan
Yesus sebagai bukti Keallahan sejati dari Yesus Kristus?

Dalam artikel-artikel terdahulu sudah saya sampaikan mengenai 100
Ayat Bukti Yesus Allah sejati dan 16 Ayat Tersurat Allah Tritunggal dan
banyak ayat tersirat lain tentang Allah Tritunggal/Trinitas (bisa anda baca di http://dedewijaya.blogspot.com dan http://dedewijaya.blogs.friendster.com, http://dedewijaya.multiply.com).

 
Namun menarik, ketika saya memikirkan kalimat ini “Aku berkata
kepadamu”, di dalam hati saya timbul pertanyaan, siapakah Yesus? Apa
keunikan perkataannya ini dan apakah mungkin perkataan ini menyatakan
Jatidiri Yesus sesungguhnya? Melihat bahwa ada 142 ayat di Injil
Sinoptik dimana Yesus berkata “Aku berkata kepadamu” tampaknya hal ini
tidak bisa disepelekan dan dianggap biasa saja. Penulis merenung dan
mencoba berpikir apa sich makna tersembunyi dari kata-kata Yesus “Aku
berkata kepadamu….” “Aku berkata kepadamu…” “Aku berkata kepadamu”?

Tahukah anda, ketika Yesus berkata “Aku berkata kepadamu” begitu
memiliki makna yang sangat mendalam. Kata-kata Yesus “Aku berkata
kepadamu” pertama-tama dan teramat penting menurut saya ialah bahwa
Yesus menunjukkan/menyatakan siapa diriNya yaitu Yesus adalah Allah
sejati. Mengapa demikian? Disepanjang kisah dalam Alkitab dari Kejadian
sampai Wahyu, seorang Nabi atau Rasul tidak pernah berkata “Aku berkata
kepadamu” ketika ia menyampaikan Firman Allah atau Nubuat dari Allah.

 
Para Nabi dan Rasul pastinya akan berkata “Firman Tuhan kepadaku…”
(ada 65 ayat di Perjanjian Lama) sebut saja contohnya Nabi Yesaya,
Yeremia, Yehezkiel, dan Zakharia, mereka selalu mengucapkan :”Firman
Tuhan kepadaku….” ”Firman Tuhan kepadaku”, tidak pernah Nabi-Nabi dan
Rasul-Rasul berkata demikian ”Aku berkata kepadamu”, karena mereka
sangat menyadari bahwa perkataan yang mereka ucapkan adalah berasal
dari Tuhan Allah dan bukan dari dirinya sendiri. Perhatikan juga ada
kalimat ”Firman Tuhan datang …. (kepadanya, kepadaku, kepada Nabi A,
Nabi B, dst)” ada 15 ayat di Perjanjian Lama. Ini pun maknanya sama
dengan ”Friman Tuhan kepadaku…”. Tidakkah anda melihat perbedaan yang
nyata antara perkataan Yesus dan perkataan para Nabi dan Rasul ini?

Siapakah Yesus sehingga Ia dapat dan berani berkata ”Aku berkata
kepadamu…” ketika Ia menyampaikan Firman Allah? Sungguhkah Yesus
hanya seorang Nabi dan Rasul biasa? Titisan Malaikat Mikhael kah Dia
seperti yang diklaim Saksi Yehuwa dan Unitarian/Kristen Tauhid? Jika
anda perhatikan setiap kalimat ”Aku berkata kepadamu” yang Yesus
ucapkan, maka anda akan mengetahui Rahasia yang sesungguhnya mengenai
jatidiri Yesus. Saudaraku, tahukah Anda bahwa ketika Yesus berkata ”Aku
berkata kepadamu…” ini adalah pernyataan langsung Yesus dengan segala
Kuasa dan Kewibawaan DiriNya, Dia secara nyata menyatakan diriNya
adalah Allah sejati sebab Firman yang Dia sampaikan berasal dari
DiriNya sendiri dan tidak perlu Dia berkata ”Firman Tuhan kepadaku”.

 
Siapakah Yesus? Yesus itulah Firman Allah (Kalam/Logos Allah) yang datang ke dunia menjadi Sepenuhnya Allah dan sepenuhnya manusia,
sehingga tidak satu orang pun yang dapat menyangkal Dia ketika Dia
mengucapkan ”Aku berkata kepadamu”. Hanya Yesus seorang dirilah yang
punya kuasa untuk mengucapkan ”Aku berkata kepadamu”, Dia berkuasa
mengatakan ucapan itu karena Dia adalah Allah. Sekiranya Yesus hanya
manusia biasa, hanya Nabi atau rasul dan bahkan sekiranya Yesus adalah
Malaikat, maka Yesus tidak punya hak untuk berkata demikian ketika
menyampaikan Firman Allah. Seorang Nabi, Rasul, pesuruh, bahkan
Malaikat yang adalah utusan Allah, selalu akan berbicara atas nama
Allah, dan bukan atas nama dirinya sendiri ”Aku berkata kepadamu”.
Sudahkan anda memahami hal ini? Sudahkah anda mengenal pribadi Yesus? Sudahkah anda tahu, satu perkataan ini saja lebih dari cukup membuktikan bahwa Yesus adalah Allah sejati.
Apakah anda perlu melihat Yesus dulu, baru bisa percaya bahwa Yesus
adalah Allah sejati. Apakah anda perlu bukti ratusan ayat Alkitab dulu
baru bisa diyakinkan bahwa Yesus adalah Allah sejati.
 
Coba anda bayangkan Anda hidup semasa Yesus hidup. Setiap waktu
anda bersama-sama dengan Yesus seperti ke-12 para murid, dan setiap
kali Yesus berbicara firman Allah, Dia selalu mengucapkan ”Aku berkata
kepadamu….”, ”Aku berkata kepadamu….”, ”Aku berkata kepadamu…”,
tidakkah anda merasakan dalam hati, siapakah Yesus sehingga Dia dengan
mudah dan penuh kuasa dengan segala kewibawaannya dapat berkata ”Aku
berkata kepadamu”? Tentu Dia akan dituduh Nabi palsu, Rasul Palsu,
Penyesat, dll jika Yesus hanya manusia biasa yang menyampaikan firman
Allah. Disinilah keunikan dan kemahakuasaan Yesus dinyatakan, disinilah
Jatidiri Yesus sesungguhnya diungkapkan ”Aku berkata kepadamu….”
seolah Tuhan Yesus ingin para audiens yang mendengarnya tahu bahwa Dia
bukan hanya manusia, bukan hanya Nabi, bukan hanya Rasul. Namun
dia sesungguhnya Firman Allah itu sendiri yaitu Allah itu sendiri.
Ketika Yesus berkata,” Aku berkata kepadamu” secara tersirat Dia sudah
berkata ”Aku adalah Allah, Akulah Tuhan, Akulah Allah Abraham, Allah
Ishak, Allah Yakub, Aku sudah ada sebelum Abraham jadi (EGO EIMI), Aku
adalah Aku (YHWH), Aku adalah Alfa dan Omega, Akulah Dia”.

Inilah rahasia yang terungkap dari perkataan Yesus, ”Aku berkata kepadamu…”

Makna kedua dari kata,” Aku berkata kepadamu” yaitu Yesus
menyentuh hati para pendengarnya secara langsung, Yesus berkata secara
langsung kepada para pendengarnya dan sentuhan personal yang dalam dan
langsung seolah hanya Yesus dan anda yang ada pada waktu itu.

Hanya Yesus yang sedang bicara kepada seorang individu yaitu anda atau
saya. Begitu perhatiannya Yesus, begitu pribadinya Yesus menyapa dan
berbicara, begitu dekatnya relasi Yesus dan pendengarnya, begitu
akrabnya Yesus kepada pedengarnya, begitu berkuasanya perkataan Yesus
ini yang langsung menarik perhatian setiap individu yang berkumpul
dalam keramaian massa. Mereka yaitu orang-orang tidak sedang merasa
Yesus berkata kepada banyak orang, namun mereka merasa Yesus sedang
berbicara kepada diri setiap mereka, individu per individu, pribadi
lepas pribadi. Sungguh mengagumkan!

 
Sungguh Dahsyat Allah kita dalam berkomunikasi! KasihNya langsung
nyata kepada saya dan anda ketika Yesus mengucapkan, ”Aku berkata
kepadamu…”, ”Aku berkata kepadamu…” saudara dan saya bisa mengganti
kata ”mu” dengan nama anda, ”Aku berkata kepada Dede….”, ”Aku berkata
kepada X…” dst. Sudahkah anda mengalami kuasa perkataan Yesus ini?
Sudahkah anda mengenal jatidiri Yesus sesungguhnya lewat ucapan ”Aku
berkata kepadamu…” ? renungkanlah dan bacalah setiap ayat Alkitab dan
pesan yang ingin disampaikan Yesus lewat ucapan Yesus ”Aku berkata
kepadamu…” dengan iman bahwa Yesus sedang bicara langsung kepada anda
dan saya. Selamat menemukan isi hati Yesus dan hakekat Yesus sesungguhnya.

JABATAN NABI DAN RASUL SUDAH TIDAK ADA!

Filed under: FUNDAMENTAL — dedewijaya at 1:38 am on Tuesday, April 22, 2008

Banyak orang
Kristen mempertanyakan pertanyaan topik di atas dan jawaban yang
mereka peroleh biasanya tidak tegas sehingga bukannya memberi
kejelasan malahan menambah kebingungan. Akhirnya ketidakjelasan akan
hal yang sangat penting ini mempengaruhi konsep kekristenan dan tentu
tindak-tanduk kehidupan ibadah mereka.

Kita
tahu bahwa Nabi dan Rasul menempati posisi yang sangat penting dalam
proses perkembangan wahyu Allah.
Melalui
merekalah Alkitab ditulis, sehingga kini ada di tangan kita serta
menjadi patokan doktrin kekristenan kita.

Tugas utama
Nabi dan Rasul itu bukan mengadakan mujizat, melainkan sebagai dasar
jemaat (Ef. 2:20). Mereka membangun jemaat melalui firman yang mereka
ucapkan maupun tuliskan. Tanda dan mujizat yang mereka pertunjukkan
itu sesungguhnya dimaksudkan untuk meneguhkan firman yang mereka
ucapkan (Mrk.16: 20).

Mereka adalah penyalur wahyu Allah kepada manusia. Di dalam proses
perkembangan wahyu, Allah pernah memakai undian, urim dan tumim,
mimpi, penglihatan (visi), malaikat, Kristofani, dan nabi. Khusus
untuk Nabi, selain menyampaikan firman secara lisan (bernubuat),
sebagian mereka digerakkan untuk menulis (Yer. 36).

Allah pernah
memakai sarana-sarana tersebut di atas untuk menyampaikan firmanNya.
Tetapi firman atau pendapat Allah yang disampaikan melalui undian,
urim- tumim, mimpi, visi, malaikat, bahkan nabi, yang bersifat lisan
itu tidak bisa dijadikan dasar doktrin. Semua itu hanya bisa
dijadikan petunjuk praktis kehidupan sehari- hari. Tanpa adanya
firman tertulis yang lengkap dan sempurna, tidak mungkin ada doktrin
yang benar dan sempurna karena mustahil untuk mendirikan doktrin di
atas mimpi maupun nubuatan lisan. Itulah sebabnya sementara para nabi
bernubuat secara lisan, Allah menggerakkan sebagian mereka untuk
menuliskan wahyu yang akan dipakaiNya sebagai standar doktrin bagi
jemaatNya sepanjang masa.

Sedangkan
para Rasul adalah orang yang dipilih langsung oleh Tuhan. Syarat
kerasulan mereka ialah melihat Tuhan (I Kor. 9:1) dan dibaptis oleh
Yohanes Pembaptis (Kis.1:21-22).

Untuk syarat
yang satu ini, dibaptis Yohanes, bahkan Paulus tidak memenuhinya. Hal
ini sempat menimbulkan keraguan sebagian jemaat terhadap kerasulan
Paulus. Tetapi Paulus dengan gigih membela jabatan kerasulannya (I
Kor.9:1, II Kor.12:12, Gal.2:8).

Memang
Paulus tidak ikut rombongan Yesus sejak pembaptisan Yohanes
Pembaptis. Itulah sebabnya Rasul Paulus berkata bahwa kerasulannya
itu bagaikan anak yang lahir sebelum waktunya (I Kor.15:8).

Namun Tuhan
Yesus sendiri menampakkan diri kepadanya dan memilihnya (Kis.
9:15-16, 26:16) serta memberinya kuasa yang sama dengan rasul lain.

Perhatikan
hal-hal yang tercatat di dalam Kisah Para Rasul. Sekali pun Barnabas
lebih dahulu menjadi Kristen, bahkan dialah yang mengajak Paulus,
namun  Allah memakai Paulus untuk mengadakan mujizat, bukan Barnabas
(Kis. 13:9-10, 14:8 dsb.).

Hal ini
menunjukkan bahwa Allah memilih Paulus untuk jabatan Rasul bukan
Barnabas. Karena persyaratan yang jelas itu maka tidak ada orang yang
berani menyebut dirinya Rasul selain dua belas orang yang Tuhan pilih
langsung dan Paulus.

Pembaca
harus dapat membedakan kata rasul ketika dipakai untuk jabatan dan
ketika itu dipakai sebagaimana arti kata itu secara umum. Barnabas
pernah disebut rasul namun bukan dalam arti kata jabatan Rasul,
melainkan dalam arti kata bahwa ia adalah seorang yang diutus (Kis.
14:1,4,6,18 dll.).

Dengan tegas
dapat disimpulkan bahwa Tuhan tidak menambah jabatan Rasul untuk
bangsa Israel, karena sebagaimana mereka terdiri dari 12 suku, Tuhan
telah menetapkan 12 Rasul bagi mereka. Dan juga tidak akan ada orang
yang akan dibaptis Yohanes Pembaptis karena Yohanes telah lama mati.
Sedangkan Rasul untuk bangsa non-Yahudi juga telah Tuhan pilih
langsung dengan penampakan diri kepadanya bagaikan bayi yang lahir
sebelum waktunya. Selain menampakkan diri kepadanya, Tuhan juga
melengkapinya dengan kuasa yang setara dengan Rasul-rasul lain (II
Kor.12:12, Gal.2:8).

Akhirnya
dengan tegas dapat kita katakan bahwa jabatan Rasul telah Tuhan
hentikan hanya pada 12 orang Rasul untuk bangsa Israel dan satu Rasul
yaitu Paulus untuk bangsa non-Yahudi. Selanjutnya siapapun yang
menyebut dirinya Rasul, kita dapat pastikan bahwa itu bukan yang
diangkat Tuhan.

Selanjutnya
kita melihat bahwa dihentikannya jabatan nabi itu bersamaan dengan
dihentikannya proses pewahyuan atau fenomena supranatural (nubuatan,
bahasa roh) sebagaimana dinubuatkan Rasul Paulus (I Kor. 13:8-10).

Pada
ayat-ayat tersebut Paulus menubuatkan bahwa nubuatan akan berakhir,
bahasa roh akan berhenti dan pengetahuan akan lenyap dengan menyebut
metode jika yang sempurna tiba maka yang tidak sempurna akan lenyap.

Sebelum
menafsirkan kapan penggenapan nubuatan tersebut, harus diselesaikan
dulu batu sandungannya, yaitu tentang ‘pengetahuan’ yang dimaksudkan
Paulus. Kata ‘pengetahuan’ di situ itu bukan pengetahuan 2 + 2 = 4,
melainkan karunia pengetahuan seperti yang dimaksud dalam 12:8, yaitu
karunia berkata-kata dengan pengetahuan atau hikmat. Sebab kalau
suatu hari kelak kita akan kehilangan pengetahuan 2 +2 = 4, maka itu
sama artinya bahwa suatu hari nanti kita akan jadi orang bego. Tidak
saudara, Paulus tidak memaksudkan bahwa suatu hari kita akan
kehilangan akal sehat. Bahkan ketika kita sampai di Surga nanti,
pengetahuan kita justru akan disempurnakan, bukan dilenyapkan.

Selanjutnya
kita patut merenungkan tentang kapan nubuat, bahasa roh, dan karunia
pengetahuan itu akan digantikan dengan sesuatu yang lebih sempurna.
Mendapatkan kepastian melalui penafsiran yang tepat akan menolong
orang Kristen memiliki konsep yang tepat dan tindakan yang tepat.

Secara
umum kita lihat ada dua kemungkinan penggenapan nubuatan Rasul
Paulus, yaitu setelah hari pengangkatan (Rapture)  atau setelah Wahyu
22:21 ditulis. Selain dua kemungkinan tersebut saya tidak melihat ada
kemungkinan lain lagi.

Setelah
hari pengangkatan. Sebagian orang  percaya bahwa nubuatan, bahasa
roh, dan karunia pengetahuan akan berakhir pada saat Tuhan datang.
Jadi bagi mereka karunia bernubuat dan berbahasa roh itu masih
berlangsung sekarang sehingga mereka berusaha mengejarnya.

Konsekuensi
dari penafsiran ini ialah mempercayai bahwa jabatan nabi masih tetap
ada karena bernubuat itu adalah karunia utama nabi. Selanjutnya
mereka akan tetap mengusahakan bahasa roh sebagai sarana penguat iman
(I Kor.14:22), bukan memakai firman tertulis (Alkitab). Dan tanpa
mereka sadari bahwa mempercayai penafsiran demikian itu berarti
mempercayai bahwa Alkitab bukan satu-satunya firman Allah, melainkan
salah satu firman Allah.

Karena
masih ada nubuatan dari Allah, maka itu berarti Allah masih
menurunkan wahyu, dan kalau wahyu berikut yang dari Allah itu
dituliskan maka konsekuensinya tulisan itu akan setara dengan
Alkitab. Bisakah anda lihat bahwa mempercayai karunia bernubuat
dihentikan pada saat kedatangan Tuhan itu sama dengan mempercayai
bahwa Alkitab adalah salah satu firman Allah?

Setelah
Wahyu 22:21 dituliskan. Kelompok lain menafsirkan bahwa karunia
bernubuat, berbahasa roh, dan berkata-kata dengan pengetahuan itu
telah Tuhan hentikan sejak kitab Wahyu 22:21 dituliskan. Setelah
wahyu tertulis (written word) sempurna, maka selanjutnya Allah tidak
memberi wahyu tambahan lagi. Allah tidak memberikan karunia berbahasa
roh karena  Allah tidak memakai bahasa roh untuk meneguhkan iman
lagi, melainkan dengan firman yang tertulis, yaitu Alkitab.

Alkitab,
dari Kejadian 1:1 sampai Wahyu 22:21, adalah satu-satunya firman
Allah. Ingat, satu-satunya, artinya di luar Alkitab tidak ada firman
Allah baik lisan maupun tertulis. Alkitab adalah sarana yang sempurna
sebagaimana yang dimaksudkan Rasul Paulus dalam I Korintus 13:9-10.
Seturut dengan dihentikannya proses pewahyuan, maka jabatan Nabi dan
Rasul, yaitu jabatan yang berfungsi menyalurkan wahyu, pun dihentikan
pula.

Selanjutnya
tinggallah 3 jabatan yang bertanggung jawab mengajar kan firman Tuhan
yang telah mereka tuliskan, yaitu Gembala, Penginjil dan Guru (Ef.
4:11).

Gembala
menggembalakan jemaat, dibantu oleh Penginjil untuk menginjili yang
belum percaya dan guru untuk mengajar yang telah percaya.  Penatua
dan Penilik adalah nama lain dari Gembala (Lihat Kis. 20:17,28, Fil.
1:1, Titus 1:5,7).

Berarti
kalau sudah ada jabatan Gembala, jangan lagi ada jabatan Penilik atau
Penatua. Pilih saja salah satunya agar tidak terjadi tumpang tindih
jabatan yang tidak jelas tugas dan fungsinya.

Wah. 22:21                      Rapture

———————–|——————————-|————–

1. Alkitab
adalah salah satu firman Allah

2. Alkitab
berisi firman Allah.

3. Alkitab
adalah satu-satunya firman Allah

 

Orang
"Kristen" yang mengakui adanya firman Allah di dalam
kitab-kitab lain pasti memegang statemen pertama. Orang Kristen  Neo
Orthodox memegang statemen kedua. Bagi mereka, tidak seluruh isi
alkitab itu firman Allah, melainkan hanya yang menyentuh hati mereka
ketika dibaca (yang terjadi encounter dengan mereka). Sedangkan orang
Kristen Alkitabiah pasti memegang statemen ketiga.

Ketahuilah,
pemegang statemen pertama adalah orang yang percaya bahwa nubuatan
masih tetap berlangsung. Allah masih tetap menurunkan wahyu sampai
hari pengangkatan. Sedangkan pemegang statemen ketiga adalah orang
yang percaya bahwa wahyu dari Allah telah dihentikan sejak wahyu
terakhir, kitab Wahyu 22:21 dituliskan. Banyak orang Kristen tidak
menyadari bahwa pengakuan iman mereka itu kontradiksi jika mereka
percaya pada statemen ketiga sementara itu mereka percaya juga pada
nubuatan, mimpi, visi dan lain sebagainya. Sekali lagi, itu
kontradiksi.

Memang Allah
pernah menubuatkan bahwa Ia akan mencurahkan RohNya ke atas manusia,
dan anak-anak laki-laki dan perempuan akan bernubuat (Yoel 2:28).

Namun
terhadap nubuatan ini Petrus menyatakan bahwa itu telah digenapi pada
hari Pentakosta. Sebagian, yaitu yang matahari menjadi gelap, akan
digenapi nanti.

Sangat
disayangkan dimana sebagian orang Kristen tidak menyadari bahwa Allah
telah berusaha membimbing manusia dari firman yang tidak pasti
(indefinite), yaitu yang disampaikan melalui undian, urim-tumim,
mimpi, visi, malaikat, ucapan lisan Nabi dan Rasul, sampai kita
memiliki firman yang pasti (definite), yaitu Alkitab, firman
tertulis, namun masih ingin kembali kepada yang tidak pasti. Pada
zaman sekarang iblis berusaha habis-habisan mengalihkan perhatian
manusia dari firman yang pasti (definite),  tertulis, ke firman yang
tidak pasti (indefinite), yaitu fenomena supranatural.

Jika pada
hari ini kita tidak memiliki firman tertulis yang pasti, melainkan
hanya mengandalkan mimpi, visi dan lain sebagainya, maka kekristenan
tidak memiliki doktrin yang pasti (definite). Pengajaran (doktrin)
yang bagaimanakah yang dapat didasarkan pada mimpi dan nubuatan
lisan? Bahkan kita patut bersyukur atas dihentikannya karunia
bernubuat, penyampaian wahyu melalui mimpi dan lain sebagainya karena
Alkitab telah lengkap. Seandainya Alkitab belum lengkap, artinya
masih ada manuver nubuatan dan lain sebagainya, maka doktrin yang
diajarkan di gereja itu bukanlah yang final, melainkan yang masih
bisa direvisi melalui nubuatan berikut.

Sesungguhnya
jika anda mengerti kebenaran dengan baik, anda pasti mengerti mengapa
jabatan Nabi dan Rasul sudah tidak ada, dan mengapa karunia
bernubuat, karunia berbahasa roh dan karunia berkata-kata dalam
pengetahuan sudah ditiadakan. Allah telah meniadakannya karena telah
ada firman tertulis yang sempurna di tangan kita, yang darinya dapat
didirikan doktrin serta yang menjadi patokan kebenaran jemaat
sepanjang masa. Siapapun yang mengatakan bahwa ia adalah rasul atau
nabi, atau mendapat karunia bernubuat, atau berbahasa roh, dapat
dipastikan bahwa itu bukan dari Tuhan.***
Dr.
Suhento Liauw

Rektor
STT Graphe
/GITS dan Gembala Gereja Baptis
Independen Alkitabiah Graphe

KEPEMIMPINAN ALKITABIAH dalam Gereja dan Keluarga

Filed under: FUNDAMENTAL — dedewijaya at 4:36 am on Monday, April 21, 2008

Alkitab
dengan sangat jelas menyatakan bahwa pria adalah pemimpin di dalam
rumah tangga dan gereja lokal sedangkan peran wanita adalah tunduk
pada kepemimpinan pria. Tetapi sekarang penentangan terhadap prinsip
Allah ini sudah begitu meluas dengan banyaknya wanita yang
ditahbiskan dalam posisi kepemimpinan di gereja.

Fakta
pemutarbalikan prinsip Allah adalah bukti penyesatan di zaman ini.
Pria dan wanita menolak kebenaran Alkitab dan menjadi bingung dengan
prinsip-prinsip dasar Alkitab. Banyak pria yang mencoba menjadi
seperti wanita dalam hal berpakaian dan bertingkah laku dan banyak
wanita yang cenderung ingin menjadi pria; berpakaian seperti pria,
melakukan pekerjaan pria, melakukan olahraga pria, menjadi tentara,
wanita ingin mendapat gaji lebih untuk pekerjaan yang sama dan
menjadi pemimpin di gereja , rumah tangga atau negara. Sedihnya
gereja selalu dipengaruhi oleh dunia. Kesalahan yang terjadi di dunia
diulangi di gereja dan kita mendapati wanita menjadi pemimpin di
banyak gereja atau kelompok Kristen.

 

Alkitab
sangat jelas mengenai hal ini dan tidak ada polemik untuk hal ini.
Masalahnya adalah gereja terlalu banyak mencari sumber lain di luar
Alkitab. Allah mengasihi baik pria maupun wanita. Wanita sangat
penting bagi rumah tangga, gereja dan masyarakat. Di dalam Kristus
Yesus, wanita mempunyai posisi sama dan menerima berkat yang sama
seperti yang dialami pria.
Tetapi tidak
berarti tidak ada perbedaan peran dan otoritas antara pria dan
wanita. Kebenarannya adalah wanita dan pria itu sangat berbeda.

 

PB menulis
bahwa pria adalah pemimpin di rumah tangga dan gereja. Wanita
tidak dirancang Allah untuk memerintah lembaga-lembaga ini. Nabi
Yesaya memperingatkan Israel ketika ia berkata bahwa wanita
memerintah atas mereka (Yesaya 3:12). Menurut Alkitab, di gereja,
tidak ada wanita yang boleh menjadi gembala atau diaken atau posisi
kepemimpinan lain di atas pria. Siapa yang mengatakan ini? Allah.

"Seharusnyalah
perempuan berdiam diri dan menerima ajaran dengan patuh. Aku tidak
mengizinkan perempuan mengajar dan juga tidak mengizinkannya
memerintah laki-laki; hendaklah ia berdiam diri. Karena Adam yang
pertama dijadikan, kemudian barulah Hawa. Lagipula bukan Adam yang
tergoda, melainkan perempuan itulah yang tergoda dan jatuh ke dalam
dosa." (I Tim 2:11-14)

"Sama
seperti dalam semua Jemaat orang-orang kudus, perempuan-perempuan
harus berdiam diri dalam pertemuan-pertemuan Jemaat. Sebab mereka
tidak diperbolehkan untuk berbicara. Mereka harus menundukkan diri,
seperti yang dikatakan juga oleh hukum Taurat. Jika mereka ingin
mengetahui sesuatu, baiklah mereka menanyakannya kepada suaminya di
rumah. Sebab tidak sopan bagi perempuan untuk berbicara dalam
pertemuan Jemaat. Atau adakah firman Allah mulai dari kamu? Atau
hanya kepada kamu sajakah firman itu telah datang? Jika seorang
menganggap dirinya nabi atau orang yang mendapat karunia rohani, ia
harus sadar, bahwa apa yang kukatakan kepadamu adalah perintah Tuhan"
(I Kor 14:34-37)

Bagaimana
mungkin wanita boleh menjadi gembala jika ia dilarang untuk mengajar
atau memiliki otoritas atas pria? Wanita boleh menjadi gembala hanya
jika mereka secara terang-terangan menentang pengajaran Alkitab.
Tuhan Yesus sendiri tidak pernah mentahbiskan rasul wanita. Semua
rasul Yesus adalah pria. Standar untuk gembala diterapkan dengan
ketat pada pria. Hanya pria yang dapat menjadi "suami dari satu
istri" dan "memerintah rumah tangganya dengan baik" (I Tim
3:2,4. Titus 1:6)

Apakah
Pengajaran Paulus Berlaku Untuk Semua Gereja Di Segala Abad?

Sebagian
orang berkata bahwa pengajaran Paulus hanya ditujukan kepada orang
Kristen di abad pertama atau hanya kepada situasi khusus di gereja
Korintus. Alasan ini tidak benar:

1.
Paulus berkata bahwa pengajaran dalam I Korintus 14 adalah perintah
Tuhan (ayat 37).
Semua orang Kristen dan
semua gereja harus taat pada perintah ini.

2.
Paulus berkata bahwa pengajaran dalam I Korijtus 14 adalah tes
kerohanian. Paulus berkata seharusnya mereka yang sungguh-sungguh
rohani harus mengakui bahwa pengajaran ini adalah penritah Tuhan.
"If any man think himself to be a prophet, or spiritual, let
him acknowledge that the things that I write unto you are the
commandments of the Lord" (1 Cor. 14:37). Mereka yang menolak
pengajaran I Korintus 14 mengenai peran wanita dalam gereja
membuktikan diri mereka belum rohani

3. Dalam I Timotius,
Paulus memberikan petunjuk yang sama mengenai wanita dan dalam surat
ini dikatakan, ditulis untuk memberikan aturan yang baik bagi gereja.
"Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang
harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang
hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran." (I Tim 3:15)

4. Dalam memberi peutnjuk
mengenai peran wanita dalam gereja, Roh Kudus mengacu pada urutan
penciptaan-Adam yang pertama kemudian Hawa.

5. Paulus
mengacu pada peristiwa kejatuhan manusia (I Tim 2:14)

6. Paulus
mengacu pada sifat alami manusia (I Tim 2:14). Wanita dirancang untuk
peran yang berbeda dengan pria dalam kehidupan yaitu sebagai ibu dan
istri. Emosi, aspek psikolgis dan rasio begitu dekat dengan wanita
tetapi wanita tidak dirancang untuk menjadi pemimpin. Di taman Eden
Setan menipu wanita. Tetapi tidak dengan Adam. Adam berdosa tetapi
dia tidak tertipu. Hawa mengijinkan dirinya dalam posisi membuat
keputusan yang seharusnya tidak ia lakukan.

 

7. Paulus
mengatakan bahwa prinsip ini harus dipelihara sampai kedatangan
Kristus yang kedua kali. 

  1. Surat
    Paulus kepada jemaat Korintus yang berbicara mengenai wanita harus
    tunduk dibawah otoritas pria ditujukan untuk semua orang Kristen.
    (1
    Cor. 1:2).

BUKANKAH
ALLAH MEMAKAI WANITA UNTUK MEMIMPIN PRIA DALAM PL?

Mengapa
Allah memakai Debora sebagai Hakim di Israel

(Hakim4:4-5) Jawabannya mudah. Kehendak Allah yang sempurna adalah
pria sebagai pemimpin. Hal sangat jelas. Tidak boleh
disalahtafsirkan. Tetapi ketika pria tidak mengambil tanggungjawab
mereka maka Allah memakai wanita. Pria-pria di zaman Deborah begitu
lemah dan pengecut. Faktanya adalah Barak, panglima perang Israel
menolak pergi berperang kecuali Deborah pergi bersamanya (Hak 4:8)

Deborah
secara jelas menyatakan bahwa ini tidak benar atau tidak lumrah dan
ia memberitahu Barak bahwa Barak tidak akan mendapat kehormatan
(Hakim 4:9). Dalam masa itu Allah tidak mendapati seorang pria yang
melakukan kehendakNya maka Ia memakai wanita seperti Deborah yang
bersedia maju ketika para pria menjadi lemah. Ini
 sering terjadi baik dalam sejarah gereja
maupun di
 dunia
sekuler.

Bagaimana
dengan anak dara Filipus? Mereka dikenal sebagai prophetesses (Kis
21:8-9). Bukankah ini juga contoh wanita dapat berkhotbah kepada pria
dalam usaha untuk melepaskan karunia bernubuat? Fakta bahwa Allah
memberikan karunia bernubuat kepada wanita tidak berarti mereka bebas
untuk mengambil otoritas atas pria di dalam gereja. Anak dara Filipus
bernubuat kepada para wanita. Ketika Allah ingin berbicara kepada
Paulus, Allah memakai pria untuk melakukannya (Kis 21:8-11). Allah
memberikan
karuniaNya dengan melimpah kepada wanita tetapi itu harus dipakai
dalam area yang tepat. Tidak tercatat dalam Alkitab mereka bernubuat dalam pertemuan jemaat.

Pelayanan
wanita difokuskan pada wanita dan anak-anak ( I Tim 2:15; II Tim 1:5;
3:15; Titus 2:3-5). Oleh karena tidak ada rasul wanita maka standard
ilahi juga menetapkan gembala hanya ditetapkan untuk pria (I Tim
3:2-4; Titus 1:5-9)

1 Timotius 3:1-7

Syarat-syarat
bagi Penilik Jemaat/Penatua/Gembala/Pendeta/Pastor

3:1 Benarlah perkataan
ini: "Orang yang menghendaki jabatan penilik jemaat menginginkan
pekerjaan yang indah."

3:2 Karena itu penilik
jemaat haruslah seorang yang tak bercacat,
suami dari satu
isteri,
dapat menahan diri, bijaksana, sopan, suka memberi
tumpangan, cakap mengajar orang,

3:3 bukan peminum,
bukan pemarah melainkan peramah, pendamai, bukan hamba uang,

3:4 seorang
kepala keluarga yang baik, disegani dan dihormati oleh anak-anaknya.

3:5 Jikalau seorang
tidak tahu mengepalai keluarganya sendiri, bagaimanakah ia dapat
mengurus Jemaat Allah?

3:6 Janganlah ia
seorang yang baru bertobat, agar jangan ia menjadi sombong dan kena
hukuman Iblis.

3:7 Hendaklah ia juga
mempunyai nama baik di luar jemaat, agar jangan ia digugat orang dan
jatuh ke dalam jerat Iblis.

Alkitab KJV

3:1 This is a true
saying, If a man desire the office of a bishop, he desireth a good
work.

3:2 A bishop then must be
blameless, the husband of one wife, vigilant, sober, of good
behaviour, given to hospitality, apt to teach;

3:3 Not given to wine, no
striker, not greedy of filthy lucre; but patient, not a brawler, not
covetous;

3:4 One that ruleth well
his own house, having his children in subjection with all gravity;

3:5 (For if a man know
not how to rule his own house, how shall he take care of the church
of God?)

3:6 Not a novice, lest
being lifted up with pride he fall into the condemnation of the
devil.

3:7 Moreover he must have
a good report of them which are without; lest he fall into reproach
and the snare of the devil.

Titus 1:6-9

1:4 Kepada Titus, anakku
yang sah menurut iman kita bersama: kasih karunia dan damai sejahtera
dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Juruselamat kita, menyertai
engkau.

1:5 Aku telah
meninggalkan engkau di Kreta dengan maksud ini, supaya engkau
mengatur apa yang masih perlu diatur dan supaya engkau menetapkan
penatua-penatua di setiap kota, seperti yang telah kupesankan
kepadamu,

1:6 yakni orang-orang
yang tak bercacat,
yang mempunyai hanya satu isteri,
yang anak-anaknya hidup beriman dan tidak dapat dituduh karena hidup
tidak senonoh atau hidup tidak tertib.

1:7 Sebab sebagai
pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat,
tidak angkuh, bukan pemberang, bukan peminum, bukan pemarah, tidak
serakah,

1:8
melainkan suka memberi tumpangan, suka akan yang baik, bijaksana,
adil, saleh, dapat menguasai diri

1:9 dan
berpegang kepada perkataan yang benar, yang sesuai dengan ajaran yang
sehat, supaya ia sanggup menasihati orang berdasarkan ajaran itu dan
sanggup meyakinkan penentang-penentangnya.

Jelas
bahwa jabatan Penilik Jemaat/Penatua/Gembala/Pendeta/Pastor harus
Pria yg sudah berkeluarga (sudah menikah), dan sangat tidak boleh
wanita. Perhatikan ayat 2, 4, ada syarat SUAMI dari SATU ISTRI, dan
KEPALA KELUARGA yg baik. Jadi Pendeta Wanita sangat tidak Alkitabiah.
Karena penulis menyamakan kata pendeta=penilik
jemaat=gembala=penatua=pastor. Kata "pendeta" dalam bahasa
Indonesia diadopsi dan muncul karena Orang Kristen Protestan ingin
membedakan dengan PASTOR di Katolik.

1 Timotius
3:8-13

Syarat-syarat
bagi Diaken/Majelis

3:8 Demikian juga
diaken-diaken haruslah orang terhormat, jangan bercabang lidah,
jangan penggemar anggur, jangan serakah,

3:9 melainkan orang yang
memelihara rahasia iman dalam hati nurani yang suci.

3:10 Mereka juga harus
diuji dahulu, baru ditetapkan dalam pelayanan itu setelah ternyata
mereka tak bercacat.

3:11 Demikian pula
isteri-isteri [dari para Diaken—ditambahkan Penulis] hendaklah
orang terhormat, jangan pemfitnah, hendaklah dapat menahan diri dan
dapat dipercayai dalam segala hal.

3:12 Diaken haruslah
suami dari satu isteri
dan mengurus anak-anaknya dan keluarganya
dengan baik.

3:13 Karena mereka yang
melayani dengan baik beroleh kedudukan yang baik sehingga dalam iman
kepada Kristus Yesus mereka dapat bersaksi dengan leluasa.

3:8 Likewise must the
deacons be grave, not doubletongued, not given to much wine, not
greedy of filthy lucre;

3:9 Holding the mystery
of the faith in a pure conscience.

3:10 And let these also
first be proved; then let them use the office of a deacon, being
found blameless.

3:11 Even so must their
wives
be grave, not slanderers, sober, faithful in all things.

3:12 Let the deacons be
the husbands of one wife, ruling their children and their own houses
well.

3:13 For they that have
used the office of a deacon well purchase to themselves a good
degree, and great boldness in the faith which is in Christ Jesus.

Ayat 12 sangat menekankan
DIAKEN HARUSLAH SUAMI DARI SATU ISTRI, dan perhatikan ayat 11 di KJV
kata "THEIR WIVES" yaitu istri-istri dari para Diaken. Jadi
kiranya SANGAT JELAS, dalam Alkitab hanya PRIA yg sudah
Beristri/berkeluarga/yg sudah menikah yg boleh menjabat
Diaken/Majelis dari suatu Jemaat/Gereja. Wanita tidak diperkenankan.

Jadi Para Suami (Pria yg
sudah menikah), jika sampai digerejamu ada Pendeta Wanita dan Diaken
Wanita, satu hal yg SANGAT PERLU DISERUKAN "dimana Engkau Para Pria
berada?" seperti kata Allah dalam Kejadian 3:9, "Dimanakah engkau
(ADAM-Pria)?"

Para wanita tidak perlu
berkecil hati dan merasa tidak adil, ini PERINTAH ALLAH dan Berlaku
sepanjang Masa disepanjang Abad. Kita perlu ketaatan dalam hal ini.
Wanita ada porsinya sendiri dalam pelayanan di Gereja dan Keluarga.
Ingat Alkitab sangat ketat mengatur peran Pria dan wanita dalam
Keluarga dan Gereja.

Sedangkan peran Wanita di
luar gereja dan Keluarga, Alkitab memberi kebebasan dan persamaan
bagi Para Wanita untuk jadi Pemimpin/Bos/Manager/Direktur di
Perusahaan, Parlemen/DPR/MPR, Negara, Kepresidenan, Kerja, dll.

Ini
SANGAT ALKITABIAH. Barangsiapa bertelinga, hendaklah ia mendengar.
 

1
Timotius 2:12
Aku tidak mengizinkan
perempuan mengajar dan juga tidak mengizinkannya memerintah
laki-laki; hendaklah ia berdiam diri.

Wanita
Sangat Tidak boleh Berkhotbah di Pertemuan Jemaat (Dewasa)/Ibadah
Raya/Kebaktian Umum, atau apapun nama/istilahnya di gereja anda.

Suatu
revolusi yg total sedang terjadi dalam denominasi-denominasi dan
gereja-gereja di seluruh masyarakat Barat. Sebagai bagian yg lebih
besar dari pergolakan sosial itu yg ditimbulkan oleh gerakan pejuang
hak-hak wanita, revolusi tersebut menyebabkan tidak berlakunya
pembagian peranan antara pria-wanita yg tradisional di dalam rumah
tangga maupun gereja. Revolusi itu telah berhasil dalam menumbangkan
kepemimpinan yg dikuasai oleh kaum pria di ribuan gereja. Revolusi
itu telah berhasil dalam menumbangkan kepemimpinan yg dikuasai oleh
kaum pria di ribuan gereja. Revolusi tersebut telah menimbulkan
banyaknya bahan bacaan baru dan membangkitkan perdebatan yg amat
sengit. Revolusi ini bahkan telah menimbulkan terjemahan Alkitab yg
baru dan tidak membedakan jenis kelamin.

Sebagai
akibatnya, pengajaran kristen yg tradisional mengenai kepemimpinan
pria dan penundukan (subordinasi) wanita mengahadapi tantangan
terbesar semenjak kekristenan muncul 2000 tahun yg lalu. A. Duane
Litfin mengungkapkan pandangannya tentang arti revolusi ini sebagai
berikut:

Fase atau
era gerakan pejuang hak-hak wanita yg muncul baru-baru ini, yg
munculnya biasnaya dinggap sama dengan karya Betty Friedan berjudul
The Feminine Mystique pada tahun 1964, merupakan gelombang pasang yg
terjadi sekarang. Gerakan ini telah melampaui batas kekuasaan kaum
pria yg sudah ada selama lebih dari 2 abad. Namun, gelombang yg
terjadi sekarang itu lebih luas dan lebih kuat pengaruhnya daripada
pelopornya yg mana saja. Dan gelombang itu tampaknya menjadi bagian
dari kecenderungan diseluruh dunia yg mungkin kini tak dapat
ditawar-tawar lagi.

Pandangan
Egalitarian membuktikan bahwa tak ada alasan yg Alkitabiah bagi kaum
wanita untuk tidak sama-sama mengambil bagian dalam tugas
kepemimpinan di gereja, atau tidak berperan serta dalam suatu
hubungan pernikahan yg didasarkan atas prinsip saling menundukkan
diri dan saling mengasihi. Penekanan pandangan Egalitarian adalah
saling menundukkan diri—bukan penundukan diri dari satu pihak
kepada pihak yg lain, melainkan masing-masing pihak menundukkan diri
satu sama lain—
baik dalam gereja maupun
dalam rumah tangga.

Sebaliknya,
pandangan tradisional tentang hubungan peranan pria-wanita tetap
berpendapat bahwa ada alasan yg kuat, memaksakan, dan Alkitabiah
untuk menguatkan kekepalaan/kepemimpinan pria dan penundukan kaum
wanita di dalam
gereja maupun dalam rumah
tangga. Meskipun pandangan ini mengakui penundukan diri satu sama
lain sebagai suatu prinsip yg Alkitabiah, namun penundukan diri satu
sama lain tidak mengesampingkan tatanan tentang otoritas dan
penundukan diri yg terdapat di bagian-bagian lainnya. Tidak sama
dengan pandangan egalitarian, pandangan tradisional tidak membuat
berlawanan bagian-bagian yg membicarakan mengenai persamaan hak
maupun penundukan kaum wanita.

KALAU
BEGITU APAKAH WANITA TIDAK BOLEH MELAYANI?

Melarang
wanita masuk dalam pelayanan sama artinya mengatakan bahwa wanita
tidak berharga dalam pelayanan Yesus Kristus. Paulus mempunyai rekan
sekerja wanita (Fil 4:3). Febe adalah contoh (Roma 16:1-2). Priskila
disebutkan bersama suaminya Akwila (Roma 16:3). Mereka adalah penanam
gereja (Roma 16:5).

Luk 2:36
Mengapa Hana disebut nabi, tidak ada yang tahu. Alasan yang mungkin
adalah Hana adalah istri seorang nabi atau alasan lain karena ia
menjadi pemuji di bait Allah ( I Taw 25:1,2,4; I Sam 10:5) atau
karena ia sendiri menubuatkan kejadian masa depan .

Kata
nabiah dalam PB hanya ada di sini dan Wahyu 2:20.
Dalam
bahasa Yunani kuno kata ini berarti wanita yang menafsirkan tulisan
firman Tuhan.

Hai
Para pengajar Alkitab, padamu dituntut tanggung jawab yg sangat besar
karena engkau mengajarkan Firman kepada Jemaat. Jika salah mengajar
dan bahkan menyesatkan jemaat, upahmu kecil di Surga meski engkau
masuk surga.

Saran&ajakan
bagi Gereja yg melanggar prinsip Kepemimpinan Alkitabiah ini,
segeralah beritahukan gembala/pendeta anda. Dan berubahlah. Jangan
sampai berkat Tuhan bagi jemaat terhalang karena
pelanggaran-pelanggaran aturan Jabatan dalam Gereja.

Sangat
tidak mudah merubah kesalahan-kesalahan praktek bergereja, namun
perlu dimulai dari hal-hal kecil dan mendasar (terutama yg menyangkut
pengajaran/doktrinal).

Perhatikan
1 Timotius 4
sambungan dari pasal 2 dan 3,
Nasehat Paulus kepada Pemuda Timotius

Tugas
Timotius dalam menghadapi pengajar sesat

4:1 Tetapi
Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang
yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran
setan-setan

4:2 oleh
tipu daya pendusta-pendusta yang hati nuraninya memakai cap mereka.

4:3 Mereka
itu melarang orang kawin, melarang orang makan makanan yang
diciptakan Allah supaya dengan pengucapan syukur dimakan oleh orang
yang percaya dan yang telah mengenal kebenaran.

4:4 Karena
semua yang diciptakan Allah itu baik dan suatu pun tidak ada yang
haram, jika diterima dengan ucapan syukur,

4:5 sebab
semuanya itu dikuduskan oleh firman Allah dan oleh doa.

4:6 Dengan
selalu mengingatkan hal-hal itu kepada saudara-saudara kita, engkau
akan menjadi seorang pelayan Kristus Yesus yang baik, terdidik dalam
soal-soal pokok iman kita dan dalam ajaran sehat yang telah kauikuti
selama ini.

4:7 Tetapi
jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu
beribadah.

4:8 Latihan
badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal,
karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang
akan datang.

4:9
Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya.

4:10 Itulah
sebabnya kita berjerih payah dan berjuang, karena kita menaruh
pengharapan kita kepada Allah yang hidup, Juruselamat semua manusia,
terutama mereka yang percaya.

4:11
Beritakanlah dan ajarkanlah semuanya itu.

4:12 Jangan
seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah
teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah
lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.

4:13
Sementara itu, sampai aku datang bertekunlah dalam membaca
Kitab-kitab Suci, dalam membangun dan dalam mengajar.

4:14 Jangan
lalai dalam mempergunakan karunia yang ada padamu, yang telah
diberikan kepadamu oleh nubuat dan dengan penumpangan tangan sidang
penatua.

4:15
Perhatikanlah semuanya itu, hiduplah di dalamnya supaya kemajuanmu
nyata kepada semua orang.

4:16
Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam
semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan
menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau.

http://dedewijaya.blogspot.com

http://dedewijaya83.blogspot.com

http://dedewijaya.multiply.com

http://dedewijaya.wordpress.com

http://www.sabdaspace.org/blog/dedewijaya

http://www.in-christ.net/blog/dedewijaya

http://www.geocities.com/dd123id/BARU.html

sumber:

Artikel Wanda Dumais, Bolehkah Wanita berkhotbah,

Alkitab KJV, TB LAI

Kepenatuaan atau Kependetaan, Alexander Strauch, Andi Ofset.

selamat hari Kartini, 21 April.

PREDIKSI SINGKAT PEMILU 2009

Filed under: INDONESIA — dedewijaya at 2:40 am on Monday, April 21, 2008

PREDIKSI SINGKAT PEMILU 2009

 

 

  1. HANURA Partai Hati Nurani Rakyat
         (Wiranto),
  2. PPRN Partai Peduli Rakyat Nasional
         (Amelia A Yani),
  3. PDP Partai Demokrasi Pembaruan (Roy
         Binilang Bawatanusa Janis),
  4. PRI Partai Republik Indonesia (Laksda
         purnawirawan Wahyu Sasongko),
  5. PMB Partai Matahari Bangsa (Imam
         Addaruqutni),
  6. PKP Partai Karya Perjuangan (Jackson
         Andre William Kumaat),
  7. PK Partai Kongres (Ny Zakariani
         Santoso),
  8. PKN Partai Kerakyatan Nasional
         (Soebiantoro),
  9. PGIR Partai Gerakan Indonesia Raya
         (Prof Dr Ir Suhardi),
  10. PBN Partai Barisan Nasional (Prof Dr
         Ir Roy Sembel),
  11. PNBKI Partai Nasional Benteng
         Kerakyatan Indonesia (Eros Djarot),
  12. PPD Partai Peduli Daerah (Mohammad
         Rafi`ie Husien),
  13. PP Partai Patriot (Yapto Sulistyo Suryosumarno
         SH),
  14. PKNU Partai Kebangkitan Nasional
         Ulama (Drs Choirul Anam),
  15. PPB Partai Pembaruan Bangsa (Engelina
         H Pattiasina),
  16. PNKRI Partai Nusantara Kesatuan
         Republik Indonesia (RMH Herue Siswanto NS),
  17. PBB Partai
         Bintang Bulan (Hamdan Zoelva SH, MH),
  18. PKD Partai Kristen Demokrat (Dr Tommy
         Sihotang SH, LLM),
  19. PDI Partai Demokrasi Indonesia
         (Mentik Budi Wiyono),
  20. PRN Partai Republik Nusantara (Letjen
         purnawirawan Drs Syahrir MSc),
  21. PPSI Partai Persatuan Syarikat
         Indonesia (Rahardjo Tjakraningrat),
  22. PIS Partai Indonesia Sejahtera (H
         Budiyanto Darmastono SE),
  23. PK Partai Kedaulatan (H Ibrahim
         Basrah SH),
  24. PNU Partai Nurani Umat (KH Mucharor
         AM),
  25. GOLKAR (H. M. Jusuf Kalla)
  26. PDI PERJUANGAN (Megawati Soekarnoputri)
  27. PDS (Ruyandi Hutasoit)
  28. PARTAI DEMOKRAT (Partainya Pak SBY)
  29. PKS (Tifatul Sembiring)
  30. PAN (Sutrisno Bachir)
  31. PPP (??)
  32. PKB (Muhaimin Iskandar)

Perhatikan 24 Parpol yg disebut pertama di atas
lolos verifikasi DEPKEHHAM. 16 Parta
i dari 24 Partai Politik (Parpol) di PEMILU 2004 langsung masuk jadi
Peserta PEMILU 2009 karena mempunyai kursi di DPR. Syarat ET 3% jumlah suara
PEMILU 2004 tampaknya tidak berlaku karena aturan Partai Politik yg punya kursi
di PEMILU 2004 langsung lolos dan menjadi Peserta PEMILU 2009.

Nah dari 24 Partai yg sudah disetujui dan lolos
verifikasi DEPKEHHAM, katakanlah ada 12 Parpol yg lolos di Verifikasi KPU
nanti, maka setidaknya Parpol Peserta PEMILU 2009 nanti akan menjadi 16+12=28
Parpol. Jadi Jumlah Parpol PEMILU 2009 kurang lebih akan sama dengan PEMILU
2004 yaitu lebih kurang 24 Parpol. PDP adalah Partai bentukan baru dari
beberapa Ketua DPP yg keluar dari PDIP, PMB adalah Partai dari PAN, PKNU dari
PKB. Yang menarik fenomena PKD (Partai Kristen Demokrat), akankah menjadi
Parpol PEMILU 2009 nanti dan bersaing dengan PDS tentunya. Jika hal ini terjadi
maka, hitung-hitungannya, suara pemilih Partai Kristen akan terbagi ke 2 Partai
ini, dan juga perlu diingat banyak masyarakat Kristiani yg Nasionalis lebih
memilih Partai Nasionalis seperti PDIP dan GOLKAR serta Partai Demokrat
dibanding memilih Partai berbasis Agama. Di kalangan Muslim, suara Partai
Politik pun terbagi ke Partai Nasionalis dan Partai berbasis Agama dan sangat
mungkin PKS dan PPP yg akan bertahan dan menanjak di PEMILU 2009 dibanding PKB
yg sedang menghadapi masalah intern Partai berkepanjangan, dan kita melihat
begitu banyak Partai Berbasis Islam misalnya PKNU, PMB, PBB, PPSI, dll.

Bagaimana dengan peluang Partai-partai pendatang
baru untuk PEMILU 2009? Tampaknya HANURA, PDP, PPRN, Partai NKRI, dll akan
mendapat suara namun tetap saja tidak akan mempunyai kursi dan jumlah suara
melebihi katakanlah seperti Partai Demokrat dan PKS di PEMILU 2004. Di negara
kita tampaknya partai pendatang tetap butuh waktu untuk meraih Suara Signifikan
dan butuh Figur Tokoh untuk mendapat simpati masyarakat selain Kejelasan
Komitmen dan Program2 Partai tersebut. Any Comment?

Tambahan :

Profesor Ir. Irsan Tanjung menjadi MENKO
PEREKONOMIAN, selamat! Harusnya SBY dari dulu mengangkat Beliau menjadi Menko
Perekonomian, namun mungkin kuatir dianggap terlalu memilih Kader Partainya
sendiri yaitu Partai Demokrat. Sedangkan DR. Boediono, dosen FE UGM yang
mengajar Perekonomian Indonesia, terkenal dengan kebijakan Fiskal ditambah
dengan Beliau pernah menjadi Pegawai Bank Indonesia (Moneter), maka pengalaman
dan kapabilitasnya memang tidak diragukan untuk menjadi Gubernur Bank
Indonesia. Pribadi yg terkenal Hemat Bicara, tampak santai, analitis serta
murah senyum ini memang dianggap cocok menjabat Gubernur BI layaknya Alan
Greenspan, mantan Gubernur Federal Reserve (FED) USA. Meski sering di cap
Kapitalis karena latar belakang studi Ekonominya di USA, namun sepertinya
tuduhan ini tidak begitu beralasan.
So be success, be a great and excellent
di their job! We Support!

NB: jika ada
yg salah dan tidak akurat mohon dikoreksi. Terimakasih.

TIGA BAHAYA YANG MENGANCAM FUNDAMENTALISME

Filed under: FUNDAMENTAL — dedewijaya at 2:00 am on Saturday, April 19, 2008

Abad
keduapuluh telah ditutup, dan dunia telah masuk ke era yang baru.
Dengan berlalunya tahun-tahun 1900an, Fundamentalisme minimal sudah
berumur 100 tahun. Dengan berlalunya selang waktu ini, telah berlalu
juga generasi pertama dan kedua Fundamentalisme. Hanya ada sedikit
saksi pertama gerakan Fundamentalisme yang masih hidup sampai
sekarang. Dan angka mereka yang menyaksikan munculnya gerakan New
Evangelicalism dan yang memperingatkan akan bahayanya juga makin
menurun. Bagi mereka yang masih tersisa, hari-hari pelayanan dan
kepemimpinan mereka hampir habis. Sebuah generasi baru sedang bangkit
ke barisan depan kepemimpinan Fundamentalisme. Kita harus bertanya,
"bahaya apa saja yang mengancam generasi baru ini?"
Walaupun pertanyaan ini dapat dijawab dengan berbagai cara, paling
tidak ada tiga bahaya besar yang patut kita pertimbangkan.

I. Bahaya
Penganiayaan

Orang
kristen harus sadar bahwa pola pemikiran masyarakat telah berubah.
Negeri ini {USA (Red: dan di Indonesia)}, yang dibentuk untuk
melindungi kebebasan beragama, telah beranjak dari posisi toleransi
terhadap agama menjadi intoleransi. "Agama" dipandang
sebagai sesuatu yang baik hanya jika ia tidak menghambat
agenda-agenda sosial multiculturalism. Toleransi adalah nilai absolut
dari kultur ini, kecuali ketika mengenai nilai-nilai absolut dalam
agama.

Salah
satu karakteristik dari post-modernisme adalah bahwa ia bukan saja
memandang rendah nilai-nilai absolut atau berdebat dengan absolut,
namun ia menyerang keabsolutan dan mereka yang memegangnya. Ketika
Fundamentalisme mendeklarasikan posisinya, seperti tentang otoritas
penuh Alkitab (2 Tim. 3:16), dosa homoseksualitas (Roma 1:26-27), dan
kepemimpinan orang tua (suami) dalam rumah tangga (Ef. 6:1),ia akan
bertabrakan langsung dengan post-modernisme dan multikulturalisme.
Kita harus sadar bahwa moralitas, kebenaran, kejujuran dan karakter,
adalah kualitas-kualitas yang tidak lagi dihargai oleh
standar-standar hari ini. Dunia telah melupakan bahwa moralitas
pribadi menentukan kebijaksanaan publik. Slogan "live and let
live" ("hidup dan biarkan hidup") dari tahun 60-an
telah menjadi filosofi yang mendasar, kecuali ketika filosofi ini
berhadapan dengan Fundamentalisme. Ketika dipertemukan, maka tidak
ada tempat bagi absolutisme seorang Fundamentalis.

Apa
yang harus dilakukan ketika diperhadapkan dengan situasi ini? Kita
harus mendidik orang-orang muda kita untuk berdiri bagi Kristus
ditengah kebudayaan yang lepas haluan ini. Kita harus berkomitmen
untuk berdiri teguh di atas Firman dan berkhotbah ekspositori, agar
kita terhindar dari infiltrasi ide-ide palsu dari masyarakat yang
sesat. Dan kita harus menyiapkan diri terhadap gelombang penganiayaan
yang akan datang. Hanya karena kita tinggal di USA (terlebih di
Indonesia), tidak berarti bahwa kita aman dari penganiayaan. Seorang
teman saya berkata bahwa dia berpikir dia tidak akan pernah melihat
hari dimana ada seorang Kristen di Amerika yang akan dibunuh karena
imannya. Namun, sedih sekali, musim semi lalu kita melihat seorang
wanita muda di Colorado menjadi martir. Kadang kita lupa bahwa
Alkitab tidak pernah menjanjikan keamanan dari penganiayaan pada
mereka yang tinggal di Amerika Serikat (apalagi di Indonesia).
Memang, konstitusi kita menjaminnya, tetapi konstitusi itu hanya
sebaik orang-orang yang menginterpretasikan dan menerapkannya.

Gelombang
penganiayaan mungkin hanyalah sebuah titik kecil sekarang, tetapi ia
dapat dengan mudah berkembang menjadi tornado yang hebat.

II. Bahaya
Kesombongan

Generasi
Fundementalisme yang baru terancam oleh bahaya berpikir bahwa mereka
superior dibandingkan dengan para pendiri gerakan ini. Ada
kecenderungan untuk melihat kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh
para pendahulu dan merendahkan mereka dan doktrin yang mereka
pertahankan. Ada bahaya bagi mereka yang berpikir bahwa dirinya telah
diterangi, sehingga melihat pergumulan masa lalu sebagai hal kecil.
Ketika pikiran seperti ini memegang seorang muda, ia ada dalam bahaya
membiarkan, atau bahkan mempromosikan suatu pergeseran dari
komitmen-komitmen awal gerakan ini.

Dalam
artikel Faith Pulpit (Mei/Juni 1996), Dr. Robert G. Delnay
mendiskusikan "Orang Kristen Generasi Ketiga". Ia berkata
bahwa "pada generasi yang ketiga, pentingnya penyampaian isu-isu
sentral menjadi semakin berkurang". Ia melanjutkan peringatannya
dengan berkata bahwa, "generasi ketiga dapat saja mengakhiri
semua cita-cita para pendiri". Trend-trend seperti ini mungkin
saja terjadi di dalam Fundmentalisme. Pemisahan personal dan gerejawi
(personal and ecclesiastical separation) dan eksposisi dan pembelaan
iman dapat menjadi masalah sepele jika seseorang tidak mengetahui
pentingnya mereka dan dasar Alkitabnya. Bahkan seseorang bisa saja
menolak seluruh pandangan itu dengan alasan bahwa "ia tahu lebih
baik". Ia mungkin bergumul dengan kesombongan masa muda dan
melihat diri superior atas mereka yang telah berkorban demi
pertumbuhan rohaninya.

Apa yang
harus dilakukan utuk menghindari pencobaan ini? Para pemimpin yang
ada pada akhir pelayanan mereka harus sadar bahwa mereka masih dapat
memberikan kontribusi. Mereka perlu meneruskan kepada orang-orang
yang lebih muda suatu pengertian akan pentingnya isu-isu yang
membentuk Fundamentalisme. Musa, sebagai contoh, mengulang sejarah
Israel bagi mereka untuk mengingatkan generasi baru bagaimana bangsa
itu dapat terbentuk (Ul. 1:5). Dalam artikelnya, Dalney berkata,
"mereka yang ingin menahan proses itu (proses toleransi) harus
melakukan pelayanan mengajar sejarah yang serius. Jika generasi yang
akan datang tidak mengetahui masa lalu mereka, mereka tidak akan
memiliki dasar yang kuat untuk menghargai atau mempertahankan
apa-apa". Walaupun kesalahan-kesalahan di masa lampau tidak
dapat dilupakan, namun jangan lupa pula akan kemenangan- kemenangan
dan kesuksesan yang telah dicapai. Fundamentalisme bukanlah gerakan
yang diwarnai hanya oleh kekalahan.

Generasi
yang lebih tua juga perlu mendidik, mempersiapkan dan kadang-kadang
menegur generasi berikutnya. Pendeknya, harus ada proses pemuridan.
Orang-orang yang akan mengisi posisi-posisi kepemimpinan atau yang
sedang dididik dalam kepemimpinan harus menerima proses pemuridan ini
dan tumbuh dengan sabar di bawahnya. Mereka harus belajar untuk
mengurangi sikap sebagai seorang kritikus masa lampau dan harus dapat
lebih menghargai keberhasilan mereka yang telah mendahuluinya. Poin
ini sungguh benar, terutama jika orang-orang muda telah bertumbuh
dibawah pelayanan orang-orang yang sekarang mereka kritik.
Orang-orang muda kita perlu merelakan diri diajar oleh
veteran-veteran, dan orang-orang tua harus rela memikul tanggung
jawab pemuridan itu. Generasi yang lebih muda harus menjadi batu
dasar (fondasi) dari iman dan penerapannya, sementara generasi yang
lebih tua harus terus mengeluarkan suara pada isu-isu penting.

III. Bahaya
Pluralisme

Generasi
berikutnya menghadapi godaan untuk menghindar dari kontroversi di
bawah samaran toleransi. Ada suatu sikap yang mengatakan bahwa yang
penting orang itu diselamatkan, dan perbedaan doktrin tidaklah
penting. Maksudnya ialah, bahwa selama seseorang telah dilahir
barukan, ia seharusnya membiarkan semua perbedaan itu dileburkan
dalam panci kekristenan. Namun peleburan seperti ini adalah
pluralistik. Pluralisme agama dapat didefinisikan sebagai penyerapan
banyak kepercayaan dan sistem-sistem agama ke dalam satu sistem,
walaupun kepercayaan-kepercayaan itu saling bertentangan dan tidak
konsisten satu sama lain. Seseorang bertanya, "Ketika nanti saya
berdiri di hadapan Kristus, apakah Ia akan benar-benar peduli dengan
semua perbedaan ini?" Jawabannya ialah, "ya", karena
mereka adalah bagian dari Firmannya yang diinspirasikan (2 Tim.
3:16-17), dan manusia harus bertanggung jawab atas itu.

Menjadi
seorang Fundamentalis bukanlah hanya memasang sebuah label. Ia adalah
suatu eksposisi yang teguh dan komitmen pada suatu posisi theologi,
dan, secara khusus, pada pemisahan personal dan eklesiatikal. Ia
adalah penerapan doktrin dalam semua aspek kehidupan. Sepertinya ada
sebagian orang, yang dalam usahanya mempromosikan suatu
Fundamentalisme yang lebih lunak dan kurang menyolok, yang telah
meninggalkan komitmen mereka pada deklarasi dan praktek-praktek
Fundmentalisme. Inti dari pluralisme adalah suatu upaya untuk menjadi
lebih relevan terhadap umat manusia sementara melupakan kesetiaan
pada Tuhan dan FirmanNya. Ketika seseorang menghadiri pertemuan
ekumenikal untuk kepemimpinan pria, ketika seseorang memakai
"Christian Rock" atau Contemporary Christian Music untuk
membangun komisi pemudanya, ketika seseorang tidak rela membela dan
mendeklarasikan pemisahan personal dan eklesiastikal, ia bersalah
atas pluralisme agama. Ia menggabungkan dunia dengan Firman dan
mengaburkan garis pemisah diantara mereka.

Apa
yang harus dilakukan jika berhadapan dengan pengaburan
distinktif-distinktif (perbedaan) seperti ini? Kita harus menyerukan
kebenaran Alkitab tentang pemisahan dan mengaplikasikan
kebenaran-kebenaran ini pada kehidupan sehari-hari kita. Kita harus
berkomitmen ulang pada kesucian di rumah maupun gereja. Kita harus
ingat, bahwa tujuan utama manusia dalam hidup ini adalah untuk
memuliakan Allah (I Kor. 10:31), dan kita harus membuat semua tujuan
yang lain sekunder terhadap tujuan yang satu ini. Jika kita tidak
menjelaskan rasionalisasi theologi ini, kita akan membesarkan satu
generasi yang tidak tahu sama sekali mengapa mereka Fundamentalis,
dan mengapa Fundamentalisme perlu dipertahankan.

Fundamentalisme
menghadapi tantangan baru di abad yang baru ini. Ketiga ujian ini
adalah bahaya penganiayaan, bahaya kesombongan, dan bahaya
pluralisme. Generasi berikutnya harus sadar akan jebakan-jebakan ini
dan mempersiapkan diri untuk menang atas semua tantangan.***

Disadur
oleh: Steven E. Liauw
Dari:
Majalah Front Line Majalah yang diterbitkan oleh Fundamentalist
Baptist Fellowship

AYAT-AYAT TERSURAT ALLAH TRITUNGGAL

Filed under: DOKTRIN ALLAH — dedewijaya at 10:52 am on Thursday, April 17, 2008

 

  1. MATIUS 3:16-17

3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,

3:17 lalu terdengarlah suara dari surga (ALLAH BAPA) yang mengatakan, "Inilah Anak-Ku yang terkasih, kepada-Nyalah Aku berkenan."

  1. MATIUS 28:19 

Karena itu, pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama (ONOMA=bentuk tunggal) Bapa dan Anak dan Roh Kudus, (Ketiga Pribadi itu setingkat namun SATU=nama dalam bentuk Tunggal)

  1. MARKUS 1:10-11

1:10 Pada saat Ia (YESUS) keluar dari air, langsung Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya. (ROH KUDUS)

1:11 Lalu terdengarlah suara dari surga, "Engkaulah Anak-Ku yang terkasih, kepada-Mulah Aku berkenan." (BAPA)

  1. MARKUS 12:36

12:36 Daud sendiri oleh pimpinan Roh Kudus berkata: Tuhan (BAPA) telah berfirman kepada Tuanku (YESUS): duduklah di sebelah kanan-Ku (YESUS DUDUK DI SEBELAH KANAN BAPA), sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu.

  1. LUKAS 1:35

1:35 Jawab malaikat itu kepadanya, "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah (YESUS).

  1. LUKAS 3:21-22

3:21 Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit

3:22 dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit, "Engkaulah Anak-Ku yang terkasih, kepada-Mulah Aku berkenan." (BAPA)

  1. LUKAS 10:21

10:21 Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata, "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi
karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang
pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang
berkenan kepada-Mu.

  1. YOHANES 1:32-33

1:32 Selanjutnya Yohanes bersaksi, katanya, "Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia (ROH KUDUS) tinggal di atas-Nya (YESUS).

1:33 Dan aku pun dulu tidak mengenal-Nya (YESUS), tetapi Dia (BAPA), yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah (YESUS) yang akan membaptis dengan Roh Kudus.

1:34 Aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah."

  1. I Korintus 12:4-6

12:4 Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. (yaitu Roh Kudus)

12:5 Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. (Tuhan Yesus Kristus)

12:6 Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah (BAPA) adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.

Dari
Ayat ini nampak tiga pribadi yang bergerak bersama yang merupakan satu
kesatuan yang tidak dapat terpisahkan. Perlu diperhatikan tentang kata
Roh, Tuhan dan Allah!

  1. Kisah Para Rasul 20:28

20:28 Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah [Bapa] yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya [Tuhan Yesus Kristus] sendiri.

  1. II Korintus 13:13

13:13 Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, dan kasih Allah (BAPA), dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian.

  1. Efesus 4:4-6

4:4 satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu,

4:5 satu Tuhan, satu iman, satu baptisan,

4:6 satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.

  1. Ibrani 9:14

9:14 betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai
persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari
perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada
Allah yang hidup.

  1. I Petrus 1:2

1:2 yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita, dan yang dikuduskan oleh Roh (KUDUS), supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya. Kiranya kasih karunia dan damai sejahtera makin melimpah atas kamu.

  1. I YOHANES 5:7-8

5:7 Sebab ada tiga yang memberi kesaksian [di dalam surga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu. (Bandingkan dg Yoh 1:14, Firman jadi Manusia yaitu Yesus=Anak Allah)

5:8 Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi]: Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.

(Saya
mengimani ayat ini ada dalam naskah asli dan percaya naskah salinan TR
(Textus Receptus=Perjanjian Baru dalam bahasa Yunani) yg dipelihara
Allah dan jelas-jelas memuat ayat ini),

  1. Wahyu 1:4-5

1:4 Dari Yohanes kepada ketujuh jemaat yang di Asia Kecil: Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu, dari Dia, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, (BAPA) dan dari ketujuh roh yang ada di hadapan takhta-Nya, (ROH KUDUS)

1:5 dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia,
(TUHAN YESUS) yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang
berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan
yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya —

Ayat-ayat lain yang menyiratkan atau mengindikasikan adanya Allah Tritunggal yaitu:

1.  Kejadian 1:26

1:26 Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita
menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa
atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan
atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."

2.   Kejadian 3:22

3:22 Berfirmanlah TUHAN Allah: "Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita (Allah Tritunggal dan bukan Allah+Malaikat, menyatakan Pribadi Allah lebih dari satu),
tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia
mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu
dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya."

  1. Matius 6:9-10

6:9-10  Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah namamu, datanglah kerajaanMu, jadilah kehendakMu di bumi seperti di sorga.

Secara umum ayat ini mengajarkan doa Bapa kami namun demikian dari permohonan tersebut mengandung tiga penekanan tentang keberadaan Allah.

Pertama-tama
kepada Bapa, dan datanglah kerajaanMu, Kerajaan ini menekankan pribadi
Anak Allah, yakni Yesus Kristus yang memungkinkan kerajaan Allah datang
ke bumi ini dan kehendak Allah menyangkut tentang pribadi yang ke tiga
yakni Allah Roh Kudus. Kehendak Allah untuk manusia diselamatkan
dimungkinkan oleh Roh Allah yang bekerja didalam hati orang-orang
berdosa.

  1. MARKUS 16:19

16:19 Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. (Yesus duduk disebelah kanan Bapa)

5.  WAHYU 22:1-3

22:1 Lalu ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke luar dari takhta Allah dan takhta Anak Domba itu.

22:2
Di tengah-tengah jalan kota itu, yaitu di seberang-menyeberang sungai
itu, ada pohon-pohon kehidupan yang berbuah dua belas kali, tiap-tiap
bulan sekali; dan daun pohon-pohon itu dipakai untuk menyembuhkan
bangsa-bangsa.

22:3 Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya, (ADA DUA TAKHTA DI SURGA)

6.  YOHANES 5:31-32,37

5:31 Kalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, maka kesaksian-Ku itu tidak benar;

5:32 ada yang lain (ALLOS=yang lain dari jenis/kualitas yang sama yaitu sama2 ILAHI) yang bersaksi tentang Aku dan Aku tahu, bahwa kesaksian yang diberikan-Nya tentang Aku adalah benar.

5:37 Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nya pun tidak pernah kamu lihat,

7. Kejadian 1:27

1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

Ada tiga kali kata BARA (cipta) digunakan. Ini mengindikasikan tiga Pribadi dalam Keallahan.

8. Kejadian 11:7

11:7 Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing."

9. Bilangan 6:24-26

(kata “TUHAN” disebut 3x menunjuk kepada Allah Tritunggal)

6:24 TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;

6:25 TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;

6:26 TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.

10. Kejadian 19:24

19:24 Kemudian TUHAN menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari TUHAN, dari langit (TUHAN di bumi dibedakan dengan TUHAN dari langit)

11. Yesaya 6:3

6:3 Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: "Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!"

(indikasi kata “Kudus” 3x menunjuk kepada Allah Tritunggal)

12. Yesaya 6:8

6:8 Also I heard the voice of the Lord, saying, Whom shall I send, and who will go for us? Then said I, Here am I; send me. 

6:8 Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku [yang tepat artinya: KAMI/KITA]?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

13. Hosea 1:7

1:7 But I will have mercy upon the house of Judah, and will save them by the LORD their God, and will not save them by bow, nor by sword, nor by battle, by horses, nor by horsemen. 

1:7 Tetapi Aku akan menyayangi kaum Yehuda dan menyelamatkan mereka demi TUHAN, Allah mereka. Aku akan menyelamatkan mereka bukan dengan panah atau pedang, dengan alat perang atau dengan kuda dan orang-orang berkuda."

  1. YOHANES 1:1-3,14

1:1 Pada mulanya ada Firman (YESUS); Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

1:2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.

1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

1:14 Firman (YESUS) itu telah menjadi manusia,
dan tinggal di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu
kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh
anugerah dan kebenaran.

Yohanes 20:29 Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya."

http://dedewijaya.blogspot.com
http://dedewijaya.multiply.com

5 TAHUN PERKAWINAN

Filed under: LOVE — dedewijaya at 11:50 pm on Monday, April 7, 2008

Calon pasangan suami istri yg sedang bermesraan inilah kisahnya.
Sebelum kawin:

He = Si cowo
She= Si cewe

He : Akhirnya! aku sudah menunggu saat ini tiba sejak lama
She : Apaakah kau rela jika aku pergi …?
He : Tentu tidak ! Jangan kau berpikiran seperti itu
She : Apakah kau mencintaiku …?
He : Tentu! selamanya tetap begitu
She : Apakah kau pernah selingkuh…??
He : Tdk! Aku tidak pernah melakukan hal seburuk itu
She : Maukah kau menciumku….?
He : Ya.
She : Sayangku………?

Mau tau kisah selanjutnya sesudah 5thn merek kawin…….?

th 1 ………………………….

th 2 ………………………………………………………

th 3
…………………………………………………………………………….

th 4
…………………………………………………………………………………………………

th 5
…………………………………………………………………………………………………………………….

Inilah kisah pasangan suami istri setelah lima tahun
menikah…………………………
baca lagi kisah diatas ….. tapi bacanya dari bawah keatas !.

Next Page »