DENGAN TULISAN MEWARNAI DUNIA DAN MENGUBAH DUNIA

Fundamental, Baptist, Independent, Dispensasi, Premilenium-Pretribulasi

BERITA WAY OF LIFE 24 JANUARI 2009

Filed under: News — dedewijaya at 8:24 am on Monday, January 26, 2009

Sumber: Way of Life Ministry, Friday Church News Notes
Penerjemah: Dr. Steven E. Liauw (Graphe International Theological Seminary)

RICK WARREN BERDOA DALAM NAMA KRISTUS YANG PALSU
Berikut ini disadur dari Daniel Cordell, “Praying in the Name of Isa,” Lovefortruth. com, 20 Jan. 2009: “Hari ini, dalam doa Pengangkatan Sumpah Presiden, Rick Warren berdoa dalam nama `Yeshua, Isa, and Yesus.’ Sepertinya tiga nama yang dipakai Warren di sini dimaksudkan kepada tiga (yang disebut) “iman Abrahamik,” yaitu Yahudi, Kristen, dan Islam. Yang signifikan di sini adalah nama “Isa” dipakai dalam doa Warren yang semestinya “Injili.” “Isa” hanya terdapat dalam Quran dan digunakan oleh orang Muslim. Orang-orang Kristen di Arab sekalipun tidak menggunakan nama `Isa,’ melainkan `Yesua.’ Saya pernah tinggal dan mempelajari Arab dalam salah satu negara Muslim yang dikunjungi Warren, dan saya rasa ia tahu bahwa komunitas Kristen Arab menyebut Yesus dengan nama `Yesua,’ bukan `Isa’ sebagaimana orang Muslim. `Isa’ bukanlah nama Yahudi, tetapi Palestina. `Isa’ tidak mati di kayu salib, tetapi orang lain menggantikan dia. `Isa’ adalah nabi Muslim. `Isa’ hanya ditemukan di Quran. Nama `Isa’ sama sekali tidak memiliki dukungan Alkitab. Namun demikian, Rick Warren berdoa dalam nama `Isa.’” [Editor: Nama `Isa' adalah kesalahan Muhammad yang tertukar antara "Esau" dengan "Yesus." `Isa' adalah `Esau' dalam bahasa Ibrani, dan berarti "rambut" atau "merah." Sedangkan "Yesus" berasal dari nama Ibrani "Yosua" yang berarti "Yehovah menyelamatkan. " Jadi, orang Kristen yang berpengertian, tidak menyamakan "Isa" dengan "Yesus."]

PARA ENTERTAINER KESEMSEM DENGAN OBAMA
Industri entertainment yang sangat kotor itu, saat ini sedang kesemsem dengan presiden Barack Obama. Aktor George Clooney mengatakan, “Ia masuk ke sebuah ruangan dan ANDA INGIN MENGIKUTI DIA KE SUATU TEMPAT, KE MANA SAJA,” dan aktris Halle Berry setuju, “SAYA AKAN MELAKUKAN APAPUN YANG IA KATAKAN. Saya akan mengumpulkan gelas kertas dari lantai untuk membersihkan jalan baginya” (Politico, 20 Feb. 2008). Ketika milyarwan New Age, Oprah Winfrey memperkenalkan Obama tanggal 11 Desember 2007, di Columbia, South Carolina, Winfrey menyebutnya “PEMIMPIN YANG TELAH BEREVOLUSI” dan berkata, “Kita ada di sini untuk berevolusi ke tingkat yang lebih tinggi.” Dia juga mengatakan bahwa Obama adalah “kekuatan bagi perdamaian” yang dapat mematahkan segala hal yang memisahkan, termasuk ras dan politik dan agama. Penyanyi pop/aktris Jennifer Lopez dengan semangat berkomentar, “WASHINGTON TIDAK PERNAH MEMILIKI BINTANG ROCK YANG LEBIH BESAR LAGI DI POSISI PEMIMPIN, dia benar-benar terlalu hebat” (The Himalayan Times, 21 Jan. 2009, hal. 14). Dia benar. Obama adalah bintang rock karena dia melambangkan relativisme moral, kekristenan yang korup dan anti-Alkitab (dia menyangkali ketiadasalahan Kitab Suci, membenci dogma, menentang doktrin neraka dan keselamatan hanya melalui Kristus), dan mistikisme New Age (kita bisa menciptakan dunia baru melalui inisiatif kita sendiri yang ilahi dan kuasa pikiran positif). Kita sedang bergerak cepat menuju akhir dari zaman ini, tetapi ini bukanlah waktu untuk sembunyi di lubang dan menimbun makanan; ini bukanlah waktu untuk merasa ragu dan takut; ini adalah waktu untuk bangun dari letargi rohani, percaya pada Allah, hidup dalam ketaatan dan kekudusan, dan mencoba memenangkan jiwa-jiwa bagi Kristus sebelum terlambat. “Hal ini harus kamu lakukan, karena kamu mengetahui keadaan waktu sekarang, yaitu bahwa saatnya telah tiba bagi kamu untuk bangun dari tidur. Sebab sekarang keselamatan sudah lebih dekat bagi kita dari pada waktu kita menjadi percaya. Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang!” (Rom. 13:11-12)

USKUP EPISKOPAL MENYANGKAL ADANYA NERAKA, DAN MENGATAKAN BAHWA MANUSIA TIDAK PERLU LAHIR BARU
Uskup Episkopal yang telah pensiun, John Spong, mengatakan bahwa Neraka adalah ciptaan gereja. Dalam sebuah wawancara dengan Keith Morrison dari “Dateline NBC,” 31 Agus. 2006, uskup yang sangat kacau ini berkata: “Saya rasa neraka tidak eksis. Saya percaya ada kehidupan setelah kematian, tetapi saya rasa tidak akan ada istilah pahala dan penghukuman. Agama selalu mencoba untuk mengendalikan. ….Gereja tidak suka orang bertumbuh, karena anda tidak bisa mengendalikan orang-orang dewasa. Itulah sebabnya kita sering berbicara mengenai lahir baru. Kalau anda lahir baru, anda kembali menjadi anak kecil. Manusia tidak perlu lahir baru, mereka perlu menjadi dewasa. Mereka perlu menerima tanggung jawab atas diri mereka sendiri dan atas dunia.” Dalam bukunya, “Rescuing the Bible from Fundamentalism, ” tahun 1991, Spong mengatakan: “Apakah saya mengusulkan bahwa cerita tentang kelahiran dari perawan adalah tidak benar secara literal? Jawabannya secara sederhana adalah `Ya.’ Tentu saja narasi-narasi ini tidak secara literal benar. Bintang tidak bergerak-gerak, malaikat tidak bernyanyi, perawan tidak melahirkan, orang majus tidak pergi ke negeri yang jauh untuk memberikan hadiah kepada seorang anak kecil, dan gembala-gembala tidak mencari-cari juruselamat yang baru lahir.” Denominasi yang membiarkan satu saja pengkhotbah untuk memegang kesesatan dan penghujatan seperti ini tanpa melakukan disiplin padanya, tidak berhak untuk disebut Kristen, dan Gereja Episkopal di Amerika telah mengizinkan hal seperti ini untuk terjadi sejak awal abad kedua puluh. Tidak heran mereka kini menahbiskan homoseksual. Sebuah “gereja” yang liberal theologinya, akan menjadi immoral dalam tingkah lakunya.

RICK WARREN MEMUJI OBAMA YANG MENGUNDANG USKUP HOMOSEKSUAL
Rick Warren memberi pujian atas undangan Barack Obama kepada Uskup Episkopal yang homoseksual, V. Gene Robinson, untuk berdoa di acara angkat sumpah presiden hari Selasa lalu (Christianity Today Blog, 13 Jan. 2009). Warren mengatakan: “Presiden terpilih Obama telah sekali lagi menunjukkan komitmennya yang sungguh untuk membawa semua rakyat Amerika yang berkeinginan baik untuk mencari titik temu bersama. Saya memuji keinginannya untuk menjadi presiden dari semua rakyatnya.” Sedangkan, Robinson, yang jauh lebih jujur, mengatakan bahwa Allah kepada siapa Warren berdoa, “bukanlah Allah yang saya kenal” dan bahwa dia akan berdoa dalam nama sebuah berhala yang ia sebut “Allah pengertian kami yang banyak” (”All Things Considered,” National Public Radio, 13 Jan. 2009). Ini adalah bukti lebih lanjut lagi akan kompromi rohani Warren yang sangat dalam. Bisa saja tugas Barack Obama adalah untuk “menjadi presiden bagi semua rakyat” (yang justru bagi saya berarti dia tidak boleh memilih seseorang yang sedemikian kontroversial, yang membantu menghancurkan satu denominasi, untuk memimpin doa), tetapi sebagai seorang pengkhotbah, tugas Rick Warren adalah untuk menyampaikan Firman Tuhan di tengah-tengah angkatan yang jahat dan penuh zinah ini, dan bukannya melontarkan kata-kata politis yang manis-manis. Ia seharusnya dengan terus terang mengatakan bahwa V. Gene Robinson tidak memenuhi syarat menjadi seorang “uskup” (penilik). Bahkan, sebagai seorang yang kacau moral dan tidak bertobat yang melanggar janji pernikahannya untuk hidup bersama dengan laki-laki lain, ia bahkan tidak masuk syarat menjadi anggota jemaat biasa. Anggota-anggota jemaat Korintus memang adalah orang-orang dengan segala jenis dosa sebelum mereka selamat, tetapi mereka telah bertobat dan telah berubah: “Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. Dan beberapa orang di antara kamu demikianlah dahulu. Tetapi kamu telah memberi dirimu disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh Allah kita” (1 Kor. 6:9-11).

Apa Yang Membuat Amerika Serikat Hebat?

Filed under: News — dedewijaya at 11:31 pm on Sunday, January 4, 2009

MUNCULNYA SISTEM DEMOKRASI

Sejak tahun 1998, ketika mahasiswa berkumpul di gedung DPR, dan di korankoran diberitakan serta dibahas segala sesuatu tentang demokrasi, rakyat Indonesia tersentak oleh kata “demokrasi”. Kata demokrasi berasal dari kata bahasa Yunani “demos” dan “kratos” dengan arti “demos” sama dengan people atau rakyat dan “kratos” adalah rules atau memerintah, sehingga kata demokrasi berarti pemerintah oleh rakyat (Worldbook Dictionary, Thorndike Benhard).

Sebenarnya masalah demokrasi tentu sudah lama sekali populer, tetapi karena Soeharto bertindak diktator, demokrasi baru populer pada tahun 1998 ketika mahasiswa berusaha menumbangkannya. Masyarakat Indonesia baru berkenalan dengan demokrasi yang sudah lama dikenal bangsa lain. Baron de Montesquieu (1689 - 1755) telah mencetuskan sistem pemerintahan yang didasarkan pada keseimbangan kekuasaan antara eksekutif, legislatif dan yudikatif.

Amerika Serikat (AS) adalah negara pertama yang mempraktekkan sistem pemerintahan demokrasi (1776) dengan sistem federasi. Kemudian pada 14 Juli 1789, terjadi revolusi yang menumbangkan raja Louis XVI di Perancis, yang kemudian dipimpin lagi oleh Jenderal Napoleon Bonaparte secara diktator.

Sejak merdeka dari Inggris (4 Juli 1776), United States of America (USA) menjadi negara demokratis pertama di muka bumi. Presiden pertama AS, George Washington, adalah orang Kristen lahir baru yang tadinya berasal dari gereja Episkopal, namun bertobat dan dibaptis ulang menjadi anggota gereja Baptis. Ia memberi contoh untuk tidak menerima pendaulatan dalam bentuk apapun untuk terus menjadi presiden. Seterusnya USA adalah negara demokrasi yang bebas dan memberi penghargaan tertinggi bagi hak asasi manusia. Terlebih lagi setelah Abraham Lincoln berhasil menghapus perbudakan pada tahun 1865.

Negara-negara di Eropa tersipu-sipu dengan sistem demokrasi di Amerika, sehingga akhirnya para raja dan ratu satu persatu merelakan terpangkasnya kekuasaan mereka untuk menjadi monarchi konstitusional, dengan raja atau ratu yang hanya sekedar lambang saja. Hanya Perancis-lah yang rakyatnya bertindak amat kasar terhadap raja Louis XVI.

Amerika Serikat (AS) adalah negara pertama di dunia yang memakai sistem demokrasi sebagai sistem pemerintahannya, dan negara pertama yang memakai sistem federasi juga. Kedua sistem ini adalah yang terbaik bagi manusia di muka bumi ini.

PENCETUS AWAL DEMOKRASI

Sebenarnya Anabaptis adalah pencetus awal sistem demokrasi, bukan Montesquieu, karena tercatat Anabaptis dari Eropa yang teraniaya melarikan diri ke benua baru yang ditemukan Columbus, sehingga menjadi masyarakat pertama di benua Amerika. Setelah dua bulan di lautan, mereka mendarat di pantai yang sekarang disebut Harbor of Provincetown pada tanggal 19 November 1620 . Sebelum mereka turun ke darat, satu persatu mereka maju ke depan untuk bersumpah dan menandatangani sebuah perjanjian (sumpah) bahwa mereka akan mematuhi hukum yang mereka buat bersama.

Dengan demikian mereka memulai sebuah masyarakat demokratis pertama di bumi, enam puluh sembilan tahun sebelum Montesquieu lahir. Perjanjian tersebut diberi nama Mayflower Compact.

Atas pimpinan kapten John Smith, mereka akhirnya pindah ke Plymouth. Pada tanggal 25 Desember, mereka berusaha membangun sebuah gedung yang mereka sebut common house dan mereka pertama hidup dengan sangat ketakutan terhadap orang-orang Indian. Di musim dingin pertama ini, separuh dari mereka yang berangkat telah meninggal dan pada akhir musim dingin, mereka dapatkan ternyata orang-orang Indian bersahabat, malah membantu mengajar mereka bercocok tanam, mengajar mereka menangkap ikan dan mengeringkannya (ikan kering / ikan asin). Mereka menjalani kehidupan dengan sangat baik bersama orang-orang Indian. Sampai musim gugur pertama, mereka telah berhasil membangun tujuh rumah dan sebuah gereja.

Pada bulan November, setelah satu tahun mereka berada di benua Amerika, datang lagi kapal dari Inggris dengan 30 orang pendatang baru. William Bradford, gubernur pertama mengajak orang-orang Indian yang berjumlah 100 orang ikut mengucap syukur kepada Tuhan atas berkatNya. Kemudian datang lagi kapal dari Inggris terus menerus dengan orang-orang yang pindah. Awalnya mereka hidup bersahabat dengan orang-orang Indian hingga datang orang-orang jahat dari Inggris yang menciptakan permusuhan dengan mereka.

DEMOKRASI & IMAN ALKITABIAH

Tidak ada satu agama pun selain kekristenan yang mengajarkan tentang demokrasi. Yudaisme mengajarkan theocracy karena memang Jehovah sedang menjadikan bangsa Yahudi sebagai tiang penopang dan dasar kebenaran.

Sesungguhnya Jehovah adalah raja mereka, oleh sebab itu selama 400 tahun masa hakim-hakim, mereka tidak memiliki raja manusia karena Jehovah adalah raja mereka. Dulu Sang Pencipta memperkenalkan diriNya kepada manusia PL dengan nama Jehovah sedangkan di PB Ia memperkenalkan diriNya dengan nama Yesus.

Bahkan kekristenan yang tidak alkitabiah tidak mengerti arti demokrasi. Gereja Roma yang Am telah bertindak otoriter selama ribuan tahun. Mereka tidak mengenal, bahkan tidak menyenangi sistem demokrasi karena sistem ini akan menyebabkan manusia berpikir dan kemudian menentang mereka. Calvinist lebih lagi, John Calvin bahkan menjadi penguasa yang sangat otoriter ketika ia kebetulan berhasil menguasai kota Geneva. Siapapun yang mencoba menentangnya, bahkan sedikit tidak setuju dengannya, bisa berakhir di tiang pembakaran seperti Servetus.

Luther yang kemudian menyatukan gerejanya dengan pemerintahan Jerman tentu tidak mungkin menasehati raja Jerman untuk melucuti wewenang kerajaannya berbagi dengan rakyat jelata. Sejarah mencatat tidak ada denominasi awal yang mengerti arti demokrasi selain kelompok Anabaptis. Karena sesungguhnya demokrasi itu sepasang dengan kebebasan beriman. Itulah sebabnya baik Katolik, Calvinis, Lutheran maupun Anglikan yang melarang pihak lain menafsirkan Alkitab berbeda dengan mereka tidak mengerti arti demokrasi yang sesungguhnya.

Setelah Anabaptis di Amerika berkembang, benua baru Amerika menjadi tempat terindah bagi pencari kebebasan beriman, sehingga kerajaan Inggris menetapkan wilayah benua Amerika sebagai wilayah koloninya dan kerajaankerajaan di Eropa berlomba-lomba merebut wilayah koloni di benua Amerika. Setelah kedatangan penguasa dari Eropa, kaum Anabaptis kehilangan kebebasan mereka lagi.Kebebasan dari penjajah dan kebebasan dari intimidasi rohani, mendorong sejumlah pahlawan berjuang untuk kemerdekaan Amerika. Patrick Henry, seorang yang pernah menunggang kuda berpuluh-puluh mil untuk tampil di pengadilan membela tiga pengkhotbah Baptis yang sedang diadili, pada 23 Maret 1775, di sebuah gereja di kota Richmond menyampaikan pidato yang diakhiri dengan sebuah teriakan give me liberty or give me death. Ini menggetar hati siapapun yang mendambakan kebebasan beragama.

Gereja Episkopal/Anglikan tidak mengerti arti demokrasi atau kebebasan beragama. Demikian juga dengan gerejagereja reformasi lain, apalagi Katolik. Anabaptis-lah yang telah sungguh-sungguh mengerti arti kebebasan beragama dan demokrasi. Dan karena perjuangan kaum Anabaptis-lah Amerika Serikat menjadi sebuah negara demokratis.

DEMOKRASI / KEKRISTENAN?

Karena negara-negara Kristen baik AS maupun Eropa akhirnya menganut sistem pemerintahan demokratis, sekalipun masih dengan raja dan ratu yang bersifat seremonial, maka mereka semakin maju. Baik teknologi maupun ekonomi negara demokratis terbukti semakin maju karena ada persaingan yang sehat dan penghargaan terhadap meritrokrasi yang tinggi. Pendidikan pun semakin maju sehingga menarik imigran dari negera-negara non-Kristen. Mereka berbondong-bondong menuju negara Kristen yang demokratis dengan tetap keras kepala pada keyakinan iman mereka yang bersifat destruktif.

Dengan kehadiran imigran dari negara Amerika Latin yang mayoritasnya Katolik, terlebih lagi setelah kedatangan imigran dari negara Asia yang beragam iman, tatanan masyarakat AS yang jujur dan ramah terdistorsi. Ditambah lagi dengan semakin bertambahnya masyarakat AS yang atheis, maka sesungguhnya sistem demokrasi dan pasar bebas yang dianut tidak compatible lagi dengan komposisi masyarakatnya.

Masyarakat Asia yang beragam agama menyangka yang membuat AS hebat itu hanyalah sistem demokrasi dan pasar bebasnya. Padahal sistem demokrasi dan pasar bebas itu hanya compatible dengan kekristenan yang alkitabiah. Amerika Latin tidak bisa mentas dari kemiskinan, sebagaimana Christianto Wibisono selalu menyangka penyebabnya adalah karena mereka tidak demokratis, padahal yang benar adalah karena kekristenan di sana tidak alkitabiah sehingga tidak bisa demokratis.

Sistem demokrasi itu baik jika mayoritas masyarakatnya baik. Jika ada sepuluh orang, delapannya orang baik dan dua orang jahat, demokrasi pasti akan membawa keadaan yang baik. Tetapi jika ada delapan orang jahat, dan hanya dua orang baik, maka sistem demokrasi akan menjadi alat orang-orang jahat melaksanakan kejahatan mereka. Jadi, dengan berduyun-duyun orang dari Afrika, Timur Tengah dan Asia yang pergi ke Eropa dan Amerika sambil mempertahankan kebudayaan dan agama mereka, telah merubah tatanan masyarakat Eropa dan Amerika yang dasarnya adalah kekristenan.

Ketika penulis tinggal di AS, hampir semua supermarket hanya dijaga oleh satu orang kasir saja, yang kalau di negara dunia ketiga, pasti lebih banyak yang tidak bayar daripada yang bayar. Supermarket barang elektronik dan komputer menjanjikan satu bulan money-back guarantee tanpa alasan. Artinya jika anda tidak suka, dalam waktu 30 hari, barang boleh dikembalikan tanpa alasan. Kalau ini dilakukan di negara dunia ketiga, pasti dalam satu bulan langsung bankrut. Pada saat sesudah Natal, penulis melihat banyak orang antri di department store untuk mengembalikan atau menukar hadiah Natal yang tidak cocok ukurannya dan lain sebagainya.

Demokrasi dan pasar bebas sesungguhnya hanya cocok dengan kekristenan alkitabiah yang masyarakatnya mayoritas orang Kristen lahir baru. Kondisi AS yang semakin banyak homosex dan atheis, ditambah lagi dengan imigran dari negara non-Kristen dan dari negara Kristen KTP, tentu telah menyebabkan distorsi sistem yang seharusnya bagus menjadi malapetaka. Bisa digambarkan dengan sebuah keluarga dengan anak-anak yang rapi, baik dan sopan, tiba-tiba kedatangan anak orang lain yang numpang dan tidak tahu diri, yang kencing tidak siram, tissue dibuang sembarangan, maka suasana keluarga tersebut pasti akan kacau-balau.

Pasar yang tadinya terdiri dari pedagang jujur semakin kedatangan pedagang licik yang penuh penipuan. Pasar saham yang seharusnya dibeli oleh investor sesungguhnya belakangan digantikan dengan para spekulan bursa. Akhirnya disinyalir bahwa kekacauan di Wall Street itu disebabkan oleh short-term selling. Jelas sekali bahwa yang melakukan short-term selling itu bukan investor melainkan spekulan. Jelas masyarakat Kristen lahir baru tidak biasa dengan pedagang yang penuh penipuan. Ketika penulis masih kecil sempat menyaksikan orang kampung memasukkan tanah atau batu ke dalam gumpalan karet (kulat) supaya lebih berat timbangannya. Kini orang-orang mengoplos bensin dengan minyak tanah, mencampur beras dengan batu, mengawetkan ikan atau makanan bukan lagi dengan es tetapi dengan formalin, menambahkan melamin ke dalam susu supaya terasa lebih gurih. Semua ini tidak terpikirkan oleh orang Kristen lahir baru. Pohon tengkawang ditebang, pohon durian dikarbit supaya buahnya rontok serentak, ikan ditubah atau dibom. Semua ini merusak secara jangka panjang dan adalah hal-hal yang tidak ada di benak orang Kristen lahir baru. Kalau gerombolan DPR lebih banyak koruptor daripada idealis yang rela kelaparan demi prinsip, orang berhikmat tahu bahwa negara demokrasi demikian pasti akan semakin buruk keadaannya.

Jadi, yang membuat AS hebat itu demokrasi atau kekristenan yang alkitabiah? Jelas kekristenan yang alkitabiah yang telah menyebabkan masyarakat memilih sistem yang demokratis, dan sistem itu dengan nilai kekristenan telah bergandengan tangan menciptakan kebaikan dalam segala bidang. Kini, setelah sekian abad, iblis mengirim imigran ke AS sambil merusak masyarakat tersebut dengan memanfaatkan kebebasannya dengan mesin Hollywood. Iblis menyerang melalui bidang pendidikan sehingga semakin banyak profesor yang bukan hanya sekedar Kristen KTP, bahkan non-Kristen juga mengajar di universitas-universitas yang didirikan oleh orang-orang Kristen yang sangat mengasihi Tuhan. Mahasiswa Kristen AS tidak sanggup mempengaruhi imigran non-Kristen yang belajar di sana, melainkan mereka yang dipengaruhi sehingga semakin tidak percaya diri sebagai orang Kristen.

Oh…iblis sedang menghancurkan AS, negara yang didirikan oleh orang-orang yang mengasihi Tuhan, negara yang paling banyak mengirim misionari ke berbagai belahan bumi. Melalui krisis keuangan yang baru terjadi, iblis sedang menghancurkan AS secara ekonomi dan pasti akan membawa efek ke segala bidang. Rakyat AS yang kesulitan ekonomi akan memilih presiden yang pokoknya bisa memberikan peningkatan ekonomi, tidak masalah dia itu memegang prinsip kekristenan atau tidak. Bahkan umat agama lain pun suatu hari akan dipilih mereka jika yang bersangkutan bisa memimpin kepada kejayaan ekonomi. Herankah kita kalau anti-Kristus muncul menawarkan diri kepada dunia sebagai Economy-Champion dan dunia serta-merta menyanjungnya? Saat itulah ia akan menguasai dunia dan tidak ada yang bisa menjual atau membeli tanpa seijinnya.***

Sumber: Buletin PEDANG ROH 58, Jan-Maret 2009, DR. Suhento Liauw

“Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu.” (Efesus 6:13)

BERBAGAI BERITA

Banyak orang tidak tahu bahwa ilmu theologi adalah ilmu yang sama sekali berbeda dengan ilmu sekuler seperti teknik, kedokteran, ekonomi dan lainlain. Theologi alkitabiah adalah ilmu yang menghasilkan kesimpulankesimpulan dari ayat-ayat Alkitab. Untuk menghasilkan kesimpulan yang tepat, seseorang harus mengerti ayat-ayat Alkitab dengan setepat-tepatnya. Itulah sebabnya sampai perlu mempelajari bahasa asli Alkitab dan berbagai ilmu lain sebagai penunjang untuk menghasilkan kesimpulan yang tepat.

Kesimpulan theologi yang dihasilkan oleh theolog Saksi Jehovah, Kalvinis, Baptis atau Kharismatik, semuanya akan saling berbeda. Sudah jelas untuk hal ini pemerintah tidak bisa ikut campur tangan untuk menyatakan kesimpulan mana yang paling benar. Itulah sebabnya sesungguhnya pemerintah tidak memiliki kredibilitas untuk memberi akreditasi sekolah theologi, karena theologi berbeda dengan pelajaran sekuler. Untuk membuktikan keunggulan masing-masing logisnya adalah melalui adu argumentasi atau buku-buku yang dihasilkan. Sekolah theologi yang membanggakan akreditasi pemerintah justru menunjukkan mutu dirinya yang rendah sehingga ia perlu didongkrak oleh akreditasi pemerintah. Sekolah theologi yang bermutu tinggi dan penuh percaya diri tidak membutuhkan itu.

Kalau pelajaran theologi, GITS sudah pasti unggul. Sedangkan pelajaran musik saja, target GITS ialah agar setiap mahasiswa yang tamat bukan hanya sanggup membaca not dan mengajarkan lagu baru (himne), bahkan harus bisa menjadi konduktor. Dengan kata lain, tamatan GITS sanggup memimpin jemaat bernyanyi dan memimpin paduan suara.

Karena GITS memiliki stasiun radio, maka mahasiswa GITS banyak mendapat keuntungan di bidang penyiaran.

Semua itu membuat mahasiswa maupun alumni GITS dihargai di atas rata-rata theolog lain. Maka jika anda ingin menjadi pelayan Tuhan yang terhormat, GITS seharusnya menjadi pilihan anda.

Daftarkan Diri Anda, Sekarang! GITS

DAPATKAN BUKU TERBARU DR. LIAUW!!!

DOKTRIN KESELAMATAN ALKITABIAH

Buku tentang topik terpenting dalam kehidupan Anda, dengan pembahasan yang mendalam, namun bahasa yang sederhana. (318 halaman) Harga: Rp. 60,000.-

Schedule Acara GRAPHE Tahun 2009

Yang Bisa Diikuti Pembaca Sekalian

Januari

8-9 Kamis-Jumat - Seminar di Sekadau, Kalimantan Barat oleh Dr. Suhento Liauw

10 Sabtu - Kebaktian Pembukaan Semester Genap GITS

Maret

9 Senin - Seminar Doktrin Keselamatan di Graphe oleh Dr. Suhento Liauw

26 Kamis - Seminar Musik di Graphe oleh Dr. Steven & Andrew Liauw

- Seminar di Samarinda, Kalimantan Timur oleh Dr. Suhento Liauw

April

8 Rabu (19:00) - Peringatan Penyaliban Kristus (Kristus disalib hari Rabu, bukan Jumat)

10 Jumat - Seminar Doktrin Alkitab di Graphe oleh Dr. Suhento Liauw

Mei

9 Sabtu - Seminar di Depok oleh Dr. Suhento Liauw

10 Minggu - Minggu peringatan hari Ibu

21 Kamis - Kebaktian Kenaikan Yesus Kristus

-Penataran Guru Sekolah Minggu

23 Sabtu - Kebaktian Tutup Tahun Ajaran GITS

Juni

14 Minggu - Minggu peringatan hari Ayah

21 Minggu - HUT GBIA GRAPHE XIV, sekaligus Peringatan Natal Kristus

Juli

2 Kamis - “Remaja Action”

20 Senin - Seminar Nama “Allah” di Graphe oleh Dr. Suhento Liauw

Agustus

8 Sabtu - Kebaktian Pembukaan Tahun Ajaran Baru GITS

17-19 Senin-Rabu - Kongres Fundamentalis ke-11 Tahun 2009

17 Senin - Wisuda GITS ke-13

September

21-23 Senin-Rabu - Youth Spiritual Camp*

November

27 Jumat - Seminar Doktrin Gereja di Graphe oleh Dr. Suhento Liauw

Desember

18 Jumat - Seminar Eschatology (Akhir Zaman) di Graphe oleh Dr. Suhento Liauw

19 Sabtu - Kebaktian Tutup Semester GITS

25 Jumat - Family Day

26 Sabtu - Tour Persahabatan*

31 Kamis - Acara Tutup Tahun di Graphe

Semua acara dapat diikuti secara gratis kecuali yang bertanda (*).

Pembaca sekalian diundang untuk mengikuti seluruh acara tersebut di atas. Tandai kalender anda!

Jl. Danau Agung 2, No. 5-7

Sunter Podomoro, Jakarta Utara

Telp. (021) 6471-4156, 6471-4540, 651-8586

Fax. (021) 6450-786

Website: www.graphe-ministry.org

E-mail: church@graphe-ministry.org

Kirimkan Sumbangan Anda ke Rekening Bank Yayasan GRAPHE BCA (KPC Sunter Danau) 419-3002971

UNTUK KALANGAN SENDIRI MELALUI SUMBANGAN DARI PEMBACA

Buletin Pedang Roh ini dicetak 4000 eksemplar dan disebarkan ke berbagai gereja serta pribadi secara gratis.

KUIS PEDANG ROH

Jawaban Kuis Pedang Roh Edisi 57

1. Penguasa kota Geneva yang menganiaya penentangnya.

John Calvin

2. Seorang Anabaptis yang ditenggelamkan di sungai Dr. Suhento Liauw

Limnat. Felix Manz

3. Nama Salomo yang diberikan Tuhan melalui nabi

Natan. Yedija

4. Tunjukkan ayat bahwa Yesus bernyanyi (Lagu Himne).

Matius 26:30, Markus 14:26

5. Dalam berapa bahasa tulisan di atas salib Yesus?

3 bahasa: Ibrani, Yunani, Latin

Pertanyaan Kuis Pedang Roh Edisi 58

1. Siapakah nabi yang menegur perzinahan Daud?

2. Siapakah pengganti Yudas menjadi Rasul?

3. Sebutkan nama ayah Simon Petrus!

4. Sebutkan alamat website Graphe!

5. Kongres Fundamentalis tahun depan tanggal berapa?

Kirimkan jawaban anda dengan kartu pos selambat-lambatnya 15 Maret 2009. Sekalipun tidak juara biasanya jawaban yang betul akan mendapat hadiah hiburan berupa buku-buku yang ditulis Dr. Liauw.

Website GRAPHE: www.graphe-ministry.org

TAHUKAH ANDA BETAPA PENTINGNYA KEHADIRAN GEREJA YANG ALKITABIAH DI LINGKUNGAN ANDA, ATAU ANDA HADIR (PINDAH) KE LINGKUNGAN YANG ADA GEREJA ALKITABIAH?

Jika anda memerlukan informasi tentangtunas-tunas gereja yang di kota atau desaanda, hubungi GBIA GRAPHE!

Telp. (021) 6471-4156, 651-8586

HP. 0816-140-2354

Kami akan menolong anda mendapatkan gereja yang alkitabiah agar iman anda terpelihara dan bertumbuh dengan sehat di gereja yang alkitabiah.

Demi Keselamatan Jiwa Anak-Cucu Anda!

Jika ketika anda membaca Alkitab, buku-buku rohani, bahkan mendengar khotbah, anda menemukan hal-hal yang tidak dimengerti atau

Bagi Pembaca Se-Jabodetabek, mari dengarkan acara “Bertheologi Di Udara”, setiap hari Minggu, Jam 15.00 - 17.00 di AM 828 Radio Berita Klasik membingungkan, silakan mengirimkan persoalan tersebut ke:

“Laboratorium Theologi GRAPHE” melalui e-mail atau sms

Silakan download Pedang Roh edisi ini di: www.graphe-ministry.org dalam bentuk full color!

AMSAL 23:23Belilah kebenaran dan jangan menjualnya; demikian juga dengan hikmat, didikan dan pengertian.

www.webkristiani.co.cc (memuat 3000 Situs Kristiani)

www.dedewijaya.co.cc (memuat 240 Artikel) Hit Counter: 22100

www.dede-wijaya.co.cc (memuat 110 Artikel)

www.dedewijaya83.co.cc (memuat 180 Artikel) Hit Counter: 5800

http://dedewijaya.blogspot.com (memuat 210 Artikel) Hit Counter: 22100

http://dedewijaya83.blogspot.com (memuat 220 Artikel) Hit Counter: 22100

http://dedewijaya.multiply.com (memuat 80 Artikel)

http://dedewijaya83.multiply.com (memuat 70 Artikel)

http://dedewijaya.wordpress.com (memuat 180 Artikel) Hit Counter: 5800

http://www.sabdaspace.org/blog/dede_wijaya (memuat 110 Artikel) Diskusi/Debat/Tanya Jawab

http://www.in-christ.net/blog/dedewijaya (memuat 100 Artikel) Diskusi/Debat/Tanya Jawab

Milist: diskusi-alkitab@googlegroups.com MEMUAT 120 Artikel Pemahaman Alkitab dan Doktrin/Pengajaran

www.kristenfundamental.co.cc (memuat 30 Artikel Fundamental)

http://kristen-fundamental.blogspot.com(memuat 30 Artikel Fundamental)

www.wayoflife.org (memuat Ribuan Artikel)

ANTICHRIST’S ONE WORLD ECONOMY

Filed under: AKHIR ZAMAN — dedewijaya at 11:18 pm on Sunday, January 4, 2009

PENYEBAB KRISIS DI AS

Dunia sempat panik ketika beberapa perusahaan perkreditan Amerika Serikat (AS) bangkrut, karena sudah dapat dihitung bahwa itu akan berdampak ke seluruh perusahaan perkreditan bahkan perbankan di AS. Dampak awalnya ialah harga saham di Dow Jones

meluncur turun. Segera menteri keuangan AS, Henry Paulson, merancang tindakan penyelamatan dengan mengajukan dana talangan US $ 700 miliar. Ketika usulan pertama ditolak oleh Kongres, saham meluncur lebih dahsyat lagi sehingga Paulson yang tentu backup oleh George W. Bush, menyatakan bahwa jika Kongres AS tidak mau mengerti maka seluruh dunia akan mengalami krisis ekonomi dahsyat. Akhirnya Kongres mau-tak-mau harus menyetujui program penyelamatan tersebut.

Christianto Wibisono dalam Suara Pembaruan tanggal 13 Oktober 2008, menyebutkan bahwa penyebab krisis finansial AS itu bukan karena George W. Bush melainkan karena model hidup rakyat AS yang lebih besar pasak daripada tiang. Banyak orang tidak tahu bahwa setelah krisis finansial sempat disejukkan dengan dana bailout US $ 700 miliar, sesungguhnya krisis Credit Card sedang menunggu giliran. Diperkirakan ada sekitar satu triliun dollar hutang Credit Card di AS. Kini Indonesia pun sedang dipacu pemakaian Credit Card atau lebih tepat kita sebut pembiasaan hidup berhutang melalui Credit Card.

Mengapakah bisa terjadi krisis finansial di AS? Sesungguhnya itu karena saking percayanya dunia terhadap sistem demokrasi dan perekonomian pasar bebas AS. Semua orang berusaha menyimpan dananya di AS bahkan hampir semua koruptor negara dunia ketiga pun menyimpan dana mereka di bank-bank AS. Ini menyebabkan bank-bank di AS

overliquid (kebanyakan uang), sehingga bunganya rendah. Karena bank-bank berlimpahan dana maka mereka menawarkan kredit dengan gampang kepada perusahanperusahaan perkreditan perumahan. Karena dana disalurkan dengan begitu gampang, para pengambil keputusan di perusahaan perkreditan dengan gegabah demi mengejar omset penyaluran kredit sehingga tanpa melalui studi kelayakan customer memberikan kredit perumahan kepada orang-orang yang sesungguhnya tidak sanggup mencicil. Sementara orang yang ditawarkan rumah telah terbiasa hidup lebih besar pasak daripada tiang maka tanpa banyak mempertimbangkan kemampuannya untuk mencicil telah rakus mengkredit rumah yang besar dan mahal yang melampaui kemampuannya. Akhirnya kredit macet menggurita hingga perusahaan-perusahaan perkreditan bangkrut, dan otomatis bank pemberi pinjaman juga terseret. Kalau hanya jumlah kecil saja yang macet, tentu tidak menjadi persoalan, tetapi kalau miliaran dollar tentu menjadi urusan besar, bahkan menjalar sampai menjadi problem internasional.

HEROIN DARI LUCIFER

Gejala berhutang lewat Credit Card yang berlebihan bukan hanya terjadi di AS, melainkan telah mendunia. Manusia ditawarkan Credit Card sehingga bisa membeli apa saja dengan pikiran “pokoknya beli dulu nanti bayarnya belakangan.” Orang tua generasi lalu selalu memberi nasehat agar anak rajin menabung. Tetapi zaman sekarang jangankan menabung, bahkan sejak kecil sudah terbiasa berhutang hingga berjenjang-jenjang.

Bank pemberi Credit Card berharap pemegangnya berbelanja sebanyak mungkin dan kalau jatuh tempo tidak sanggup bayar, masih ditawarkan untuk hanya membayar minimum-payment, yang tentu sisanya dikenakan bunga yang sangat tinggi.

Manusia akhir zaman ditawarkan hasil teknologi. Semua hasil teknologi tidaklah jahat atau salah. Tentu dengan handphone jauh lebih nyaman daripada telepon monolog yang harus tersambung dengan kabel. Berbagai temuan teknologi telah menyumbangkan kenyamanan bagi kehidupan manusia. Tetapi untuk menikmati kenyamanan itu manusia harus membayar harganya dan tentu harus ditunjang dengan kerja keras yang menyita waktu dan tenaga. Sementara itu juga ditawarkan Credit Card yang prinsipnya kalau menginginkan namun belum punya uang, ya hutang dulu.

Jadi, melalui kemajuan teknologi dan prinsip ‘hutang dulu bayar belakangan’, manusia bias memenuhi rumahnya dengan segala perkakas hasil kemajuan teknologi dengan berhutang. Lifestyle penuh hutang dan penuh kenikmatan ini akhirnya menyebar ke sebagian besar, kalau kita tidak membesar-besarkannya dengan berkata seluruh manusia akhir zaman. Manusia bukan membeli sesuatu atau mengkredit sesuatu setelah menghitung kelebihannya atau setidaknya kemampuan membayarnya, melainkan “gesek” dulu cardnya, toh masih ada waktu sebulan untuk memikirkannya atau seburuk-buruknya akan diusahakan dengan fasilitas minimum payment.

Sambil setiap negara dengan pasar bebas dan floating devisa menggenjot ekonomi dengan mengabaikan moral, semua rakyat dipacu untuk menjadi manusia ekonomi. Tanpa memiliki waktu untuk keluarga, apalagi gereja, pokoknya pagi-pagi berangkat kerja dan pulang tiba di rumah sudah mendekati jam tidur.

Kekacauan finansial di AS adalah uji coba Lucifer untuk melihat kepanikan manusia terhadap masalah ekonomi yang akan digenggamnya sebagai alat untuk memaksa setiap orang menyembah kepadanya. Kekacauan tersebut telah menghantar pada penyatuan ekonomi dunia ke bawah satu kebijaksanaan moneter. Nancy Pelosi mendesak George W. Bush untuk menghimpun G8 untuk duduk membicarakan kebijakan bersama untuk mengatasi kemelut ekonomi. Tak pelak lagi bahwa krisis kali ini akan mengantar ke penyatuan kebijakan tunggal.

Pemilihan presiden AS kali ini bisa jadi ujicoba Lucifer terhadap masyarakat AS. Apakah mereka lebih mementingkan ekonomi atau nilai-nilai luhur kekristenan dan keamanan? Kelihatannya mereka akan memilih orang yang sanggup membawa mereka kepada kemakmuran ekonomi daripada keluhuran nilai keluarga yang berdasar pada kekristenan. Masyarakat AS tidak sanggup mengalami kesulitan ekonomi karena mereka telah cukup lama menikmati kemakmuran. Di kamus masyarakat AS tidak ada kata irit, dan tidak ada kata susah. Terlebih mereka telah lama dimanjakan dengan kemudahan mendapatkan pekerjaan sehingga mereka tidak menabung untuk persiapan masa sulit. Setelah memasuki zaman Credit Card, mereka dibiasakan berhutang sehingga Credit Card yang macet, menurut Christianto Wibisono sudah mencapai satu triliun dollar.

Akhirnya siapapun yang mau jadi presiden, tidak masalah moralnya, apalagi kandungan nilai kekristenannya, pokoknya bisa membawa kepada peningkatan ekonomi, maka rakyat akan memilih dia. Bahkan herankah kita jika suatu hari Lucifer atau anak buahnya mencalonkan diri dan terang-terangan menyebut identitas dirinya dan sikapnya yang memusuhi kekristenan alkitabiah, lalu rakyat berbondong-bondong memilihnya? Ia pasti akan didukung habis habisan oleh para homosex, umat berbagai agama, kekristenan yang sesat, para artis Hollywood yang freesex, dan berbagai komponen masyarakat yang hidupnya berantakan. Lucifer telah berhasil memberi “heroin” kenikmatan hidup dan keleluasaan hutang kepada manusia akhir zaman. Ia tahu manusia akan mengerang tanpa dia.

TIDAK ADA YANG MENJUAL DAN MEMBELI

Dalam kitab Wahyu 13:16-17 “Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain daripada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.” Menurut pembaca, faktor apakah yang memungkinkan Lucifer mengontrol ekonomi dunia, bahkan hingga tidak ada orang yang bisa membeli atau menjual tanpa seijinnya? Tentu sebelumnya telah terjadi penyatuan moneter seluruh dunia dan kebijaksanaan moneter ada di bawah satu penguasa.

Lucifer akan berhasil menyatukan politik seluruh dunia sehingga terwujud satu pemerintahan dunia. Sangat masuk akal untuk memiliki satu federasi dunia dengan dua ratus lebih negara bagian. AS akan menjadi satu negara bagian, demikian juga dengan Indonesia dan China masing-masing akan menjadi satu negara bagian. Nah, presiden dunia itu pasti akan hebat sekali dan akan dipilih oleh manusia seluruh dunia. Tahukah anda sekarang telah ada yang namanya Parlemen Dunia? Tahukah pembaca bahwa pada bulan Oktober 2008, Indonesia mengusulkan Agung Laksono menjabat sebagai Ketua Parlemen Dunia? Apa sulitnya bagi Lucifer untuk membentuk satu pemerintahan dunia, dengan satu Presiden Dunia, bahkan kita sekarang sudah ada Parlemen Dunia?

Kita kini sedang menuju ke satu ekonomi dunia, satu kebijaksaan moneter yang sifatnya mendunia, dan kita memang sudah memiliki bank dunia. Dan kita juga sudah punya International Monetary Fund (IMF), yang banyak menolong (intervensi) masalah keuangan negara-negara. Dapatkah pembaca melihat bahwa pemerintahan global anti Kristus yang digambarkan Allah bagi kita melalui patung mimpi Nebukadnezar, yang pada bagian kakinya yaitu kerajaan besi (Eropa) campur tanah liat, sekarang sedang dibentuk?

Kitab Wahyu pasal 13 yang kita kutip telah memberitahu kita bahwa anti-Kristus akan menguasai dunia, dan akan mengendalikan ekonomi, sehingga orang tidak dapat membeli dan menjual tanpa seijinnya. Banyak orang yang membaca kitab Wahyu pasal 13 hanya tersentak oleh tanda bilangan anti-Kristus, yaitu 666, sementara itu ia tak sadar bahwa sesungguhnya ia sedang berada di dalam program itu.

KERAJAAN BESI CAMPUR TANAH LIAT

Nebukadnezar bermimpi, dan itu tercatat dalam kitab Daniel pasal 2. Hampir terjadi musibah penyembelihan di Kerajaan Babilon karena tidak ada yang sanggup menafsirkan mimpi sang maharaja saat itu. Tetapi karena mimpi itu dari Allah, maka hanya Allahlah yang sanggup mengungkapkan artinya, melalui Daniel.

Kita diberitahu bahwa kepala patung yang terdiri dari emas itu dikatakan adalah Kerajaan Babilon yang sedang berdiri saat itu. Dan kemudian dikatakan akan muncul empat kerajaan sesudahnya sebelum dihancurkan satu kerajaan yang bagaikan batu yang turun dari gunung. Karena waktu telah lewat lebih dari dua ribu enam ratus tahun, maka gampang sekali bagi kita untuk mengerti bahwa dadanya yang terdiri dari perak itu sesungguhnya adalah kerajaan Media-Persia yang muncul sesudah Babilon. Dan perutnya yang dari tembaga sesungguhnya adalah kerajaan Yunani dengan “Alexander tak-Agungnya,” dan kaki patung yang adalah besi sesungguhnya adalah kerajaan Romawi (persatuan Eropa) yang menyalibkan Yesus Kristus.

Lalu kerajaan besi campur tanah liat yang di bagian jari kaki itu kerajaan apa? Jelas bukan Singosari atau Sriwijaya, atau Inggris. Sejak Romawi bubar belum ada kerajaan atau pemerintahan yang sifatnya mengglobal. Karena kerajaan kelima ini digambarkan sebagai besi campur tanah liat, maka unsur besinya tentu adalah Eropa, yaitu identitas kerajaan keempat, berarti tinggal tanah liatnya.

Kelihatannya krisis finansial yang terjadi bisa merupakan penggodokan tanah liat. Christianto Wibisono maupun pengamat ekonomi lain menilai bahwa melalui krisis ini, AS semakin “penyok” dan China semakin menjadi bos. Jangan lupa bahwa negara Arab (dunia Islam) tidak tergoncang oleh krisis. Arab Saudi, dalam Media Indonesia tanggal 13 Oktober 2008, menyatakan berencana membangun sebuah kompleks dengan gedung yang tingginya mencapai lebih dari satu kilometer, dengan biaya US $ 26,7 miliar.

Mungkinkah yang dimaksudkan dengan tanah liat itu adalah China yang terkenal dengan porselinnya? Atau tanah liat itu sesungguhnya adalah negara Arab (dunia merusakkan Islam), atau lebih tepat lagi sesungguhnya adalah gabungan dari keduanya. Kalau besi itu menggambarkan dunia Barat (Eropa) bisakah tanah liat itu dunia Timur (campuran China, Arab dll.)? Jadi seluruh dunia bersatu seperti besi campur tanah liat? Kita tunggu finalnya, mungkin anda akan ikut mengalaminya.

IA MENYUSUP KE DALAM GEREJA

Kini wahyu pasal 13 sedang digenapi dan anti-Kristus dengan tanda 666 sedang membentuk dirinya. Kerajaan kelima, yaitu besi campur tanah liat yang digambarkan melalui patung yang dimimpikan Nebukadnezar sedang mewujudkan diri.

Anti-Kristus, sesungguhnya adalah pribadi yang mengaku dirinya Kristus. Kata “anti” adalah preposisi bahasa Yunani yang sesungguhnya artinya menentang dengan menggantikan. Jadi anti-Kristus adalah penentang Kristus yang mengatakan bahwa dirinyalah sang Kristus itu atau sesungguhnya adalah kristus palsu. Kristus itu bahasa Yunani yang artinya sama dengan Mesias dalam bahasa Ibrani. Jadi anti-Kristus itu sudah pasti bukan pemimpin atau umat agama non-Kristen, melainkan pasti dari pihak Kristen.

Ia akan memberitakan Kristus, tetapi tentu Kristus menurut versinya, dan akan menyatakan dirinya sebagai orang yang diurapi karena arti kata “Kristus” adalah orang yang diurapi. Atau menyebut dirinya atau jabatannya sebagai pengganti Kristus. Sebelum sang anti-Kristus utama datang, tentu ia akan mengirim pendahulu-pendahulu, yaitu pelayan Kristen palsu yang menyamar ke seluruh gereja. Tentu ia akan menghembuskan konsep “jangan bicara doktrin” karena dengan tidak membicarakan doktrin akan tercipta suasana yang lebih menggampangkan penyamarannya. Ia akan membawa gereja menurunkan standar moral, memperkenalkan lagu-lagu irama pop ke dalam gereja. Menghembuskan doktrin bahwa semua orang yang akan masuk Sorga sudah dipilih sebelum dunia dijadikan, oleh sebab itu tidak perlu giat memberitakan Injil. Ia akan menggiring gereja-gereja ke dalam satu wadah. Michael de Semlyen dalam bukunya All Roads Lead to Rome menyebut Gereja Roma Katolik sebagai stasiun final anti-Kristus.

Ia akan menyatukan dunia ke bawah kekuasaan, dan tentu seluruh kebijakan ekonomi juga ada di bawah kekuasaannya. Tetapi semua itu hanyalah alat karena keinginan hati Lucifer ialah menuntut dirinya disembah, bukan hanya oleh manusia, bahkan juga oleh Tuhan penciptanya (Mat. 4:9). Ia akan mempersatukan gereja ke bawah genggamannya dan menyatakan dirinya sebagai Kristus. Itu akan didahului dengan memberikan kuasa semu bagi pengikutnya untuk melakukan mujizat demi nama Kristus (maksudnya adalah dirinya), sambil doktrin, moral, dan motivasi (tiga sukat gandum) kekristenan yang murni dengan ragi.

NASIHAT UNTUK ORANG KRISTEN

Waspada, jadilah bijak, perhatikan doktrin karena doktrinlah yang membedakan satu agama dengan yang lain, dan doktrinlah yang membedakan satu gereja dengan yang lain. Jika anda tidak senang dengan doktrin, maka anda sudah tidak sanggup membedakan satu gereja dengan yang lain, dan lambat-laun anda akan tidak dapat membedakan satu agama dengan yang lain.

Cermatilah pengajaran tiap-tiap gereja, dan bedakan pengajaran yang satu dengan yang lain. Pelajari dengan sungguh-sungguh untuk memastikan yang paling alkitabiah dan logis. Jangan terpukau hanya dengan satu doktrin saja, melainkan tiap-tiap doktrin dalam satu gereja harus harmonis. Jangan lupa membandingkan pengajaran GRAPHE dengan gereja lain. Jika ada pertanyaan jangan sungkan email ke atau . Pengajaran yang benar selalu mempersilakan orang menilainya. Makanan yang enak tidak boleh dipaksakan melainkan hanya boleh ditawarkan. Pastikan diri anda di dalam gereja yang alkitabiah dalam penantian kita akan kedatangan Tuhan, karena Tuhan pernah berkata dalam nada yang pesimis, “Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?” (Luk.18:8). Tuhan sangat pesimis masih akan mendapatkan iman yang benar ketika Ia datang, tentu karena iman yang benar terkikis habis oleh gereja yang salah doktrinnya.

Boleh cicil mobil atau rumah? Tentu boleh, tetapi harus dalam jangkauan dan dalam jumlah yang tidak akan menyebabkan kesulitan. Boleh pakai Credit Card? Boleh, tetapi kendalikan diri dengan baik. Berusaha cukupkan diri dengan yang ada, dan rajin menabung untuk mengantisipasi masa-masa susah. Terhadap orang Kristen yang sudah terbukti setia, bukan yang datang pura-pura menjadi orang Kristen, kita harus saling membantu sebagai bukti bahwa kita adalah saudara di dalam Tuhan.***

“Saya berdoa meminta kekuatan –

dan Allah memberikan saya kesulitan-kesulitan

untuk membuat saya kuat.

Saya berdoa meminta hikmat –

dan Allah memberikan masalah-masalah

untuk dipecahkan.

Saya berdoa meminta kemakmuran –

dan Allah memberikan saya otak dan

otot untuk bekerja.

Saya berdoa meminta keberanian –

dan Allah memberikan saya tantangan

untuk diatasi.

Saya berdoa meminta cinta –

dan Allah memberikan kesempatan.

Saya tidak menerima apapun yang

saya minta — saya menerima segala

sesuatu yang saya perlukan.

Doa saya telah Ia jawab.”

–Michael Job-

Enyahlah Dari PadaKu…

Filed under: FUNDAMENTAL — dedewijaya at 11:06 pm on Sunday, January 4, 2009

“Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!” Matius 7:21-23

Ayat Yang Memaksa Kita Introspeksi

Pembaca yang terkasih di dalam Kristus, ketika anda membaca ayat-ayat tersebut di atas, pernahkah anda ingin tahu alasan Tuhan mengusir orang-orang yang berseru kepadaNya?Pernahkah terbayangkan oleh anda, jangan-jangan anda adalah orang yang akan Tuhan katakan, “enyahlah dari padaKu!” Siapakah orang-orang yang berseru-seru kepada Tuhan bahwa mereka telah melakukan mujizat, bernubuat, mengusir Setan demi namaNya, namun yang pada akhirnya Tuhan katakan bahwa Ia tidak pernah mengenal mereka?

Betapa sia-sianya kehidupan seseorang jika ia harus berakhir di Neraka. Tuhan pernah berkata tentang Yudas Iskariot, bahwa lebih baik Yudas tidak dilahirkan (Mat.26:24). Betul sekali, jika seseorang dilahirkan, bertumbuh besar, menjadi tua, kemudian mati dan berakhir di Neraka, maka lebih baik ia tidak dilahirkan.

Terlebih lagi jika seseorang telah menjadi Kristen, telah sangat bergiat dalam pelayanan, bahkan telah sangat banyak berkorban, namun ia bukan berakhir di Sorga melainkan di Neraka, betapa tragisnya keadaannya, bukan?

Sangat mungkin ia telah bertekun di sekolah theologi, atau telah menjadi pengikut setia seorang yang sangat terkenal, atau malah dirinya sendiri adalah orang yang sangat terkenal itu, karena telah mengadakan banyak mujizat demi nama Yesus, telah bernubuat demi nama Yesus, telah mengusir Setan demi nama Yesus, namun akhirnya Tuhan berkata kepadanya, “Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”

Ketika membaca bagian-bagian nubuatan Alkitab tentang orang-orang yang akan menyebut diri mereka Kristen namun tidak berakhir di Sorga, pernahkah anda kuatir dan timbul keinginan untuk mengintropeksi iman anda? Sudahkah anda pasti bahwa komposisi iman anda benar sesuai dengan Alkitab? Bolehkah iman anda diuji melalui argumentasi-argumentasi akal sehat dan ayat-ayat Alkitab?

Celakalah orang yang ikut-ikutan beriman tanpa mengerti akan imannya. Celakalah orang yang tidak waspada tentang apa yang dipercayainya. Lebih celaka lagi mereka yang memanfaatkan nama Yesus untuk mencari keuntungan materi, jasmani dan duniawi, karena mereka selain masuk Neraka pasti akan dihukum dengan hukuman yang sangat berat.

Apakah masuk Sorga itu bukan melalui bertobat dan percaya melainkan melalui melakukan sesuatu? Apakah manusia masuk Sorga melalui perbuatan? Pekerjaan yang dikehendaki oleh Bapa itu sebenarnya apa? Kita memiliki jawabannya dari ayat Alkitab, yaitu Yohanes 6:28-29, Lalu kata mereka kepada-Nya: “Apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah?” Jawab Yesus kepada mereka: “Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah.”

Orang Yahudi juga menyangka bahwa dengan perbuatan mereka akan masuk Sorga. Tetapi Tuhan menepis konsep mereka yang salah. Jangan ada orang yang mengira dengan perbuatan mereka akan masuk Sorga. Juga jangan ada yang mengira bahwa dengan berseru-seru mereka akan diterima Tuhan.

Mengapa Mereka Berseru-seru?

Mereka yang berseru-seru kepada Yesus tentu bukan umat agama lain melainkan Kristen, karena umat agama lain tidak berseru-seru kepada nama Yesus. Mereka sangat fasih tentang nama Yesus karena mereka telah memakai nama itu untuk mendapatkan keuntungan materi, jasmani dan duniawi bertahun-tahun. Ada di antara mereka adalah orang-orang lugu (bodoh?) yang diperdaya orang yang lebih pintar dengan pengajaran yang salah. Tanpa orang-orang bodoh yang bisa ditipu dengan mujizat palsu, pebisnis rohani yang berkharisma tidak mungkin mereka bisa menjalankan operasi mereka. Mereka bagaikan sepatu dengan kaus kakinya. Tanpa orang yang haus akan mujizat tidak akan muncul pembuat mujizat palsu.

Sebagian mereka tahu bahwa pertunjukan mereka adalah sandiwara nggak lucu untuk menghasilkan materi, sedangkan pengikut mereka adalah orang lugu yang tidak mempergunakan akal budi. Mereka tidak memeriksa iman mereka, mereka tidak peduli akan komposisi iman yang mereka yakini, bahkan ada yang sangat parah hingga tidak bersedia mempertimbangkan argumentasi dari pihak lain. Mereka hanyalah berseru-seru secara emosional.

Mereka tidak pernah bertanya, apakah selama ini mereka telah berada di jalur yang benar? Apakah pengajaran yang selama ini mereka terima sudah alkitabiah? Mereka terjerat oleh orang-orang yang berkharisma dalam berbicara yang memanfaatkan tingkat emosi manusia yang haus akan perhatian dan mujizat. Pemimpin mereka mengajar mereka dengan berseru-seru dan hanya mengajarkan mereka untuk berseru-seru.

Mereka Bernubuat

Perhatikan, salah satu kegiatan orang yang dienyahkan Tuhan adalah bernubuat. Sudah jelas bahwa proses pewahyuan berhenti sampai kitab Wahyu pasal terakhir ayat terakhir. Bahkan sudah diancamkan hukuman bagi yang menambahi firman Tuhan. Namun mereka tetap bernubuat, karena sangat banyak orang yang senang dengan nubuat palsu mereka. Ketika ditanya apakah mereka percaya bahwa Alkitab adalah satu-satunya firman Allah, biasanya mereka menjawab dengan suara nyaring, percaya! Namun ketika dikonsistenkan bahwa jika percaya Alkitab adalah satu-satunya firman Tuhan maka berarti anda percaya bahwa Alkitab adalah kanon tertutup. Dan itu sama artinya dengan percaya bahwa proses pewahyuan hanya sampai kitab Wahyu pasal terakhir ayat terakhir. Sebagian mereka masih mengangguk. Selanjutnya tinggal selangkah lagi akan sampai pada kesimpulan bahwa Allah tidak menurunkan wahyu lagi sesudah kitab Wahyu pasal terakhir ayat terakhir, yang berarti tidak ada lagi nubuat yang berasal dari Allah pada masa kini.

Nah, berarti selama ini nubuatan mereka bersumber dari mana? Kalau Tuhan tidak turunkan wahyu, sudah pasti nubuat mereka adalah hasil rekayasa mereka sendiri atau yang diwahyukan oleh Lucifer dengan memakai nama Yesus. Tidak heran kalau akhirnya Tuhan berkata bahwa Ia tidak kenal mereka, karena mereka memiliki tuan lain yang menyamar dengan nama Yesus, yang selama ini menggerakkan mereka untuk bernubuat. Tentu Tuhan yang mahatahu mengenal persis siapa mereka. Maksud perkataan “Aku tidak pernah mengenal kamu!” itu adalah “kamu ini bukan orang yang tergolong pada kelompokKu.” Jangan ada yang menafsirkan bahwa Yesus Kristus tidak mahatahu sehingga tidak mengenal mereka. Siapapun yang mencoba-coba bernubuat, atau berkata bahwa dirinya mendapatkan wahyu dari Allah, tandailah dia, dan ingatlah perkataan Tuhan Yesus bahwa Ia tidak mengenal mereka. Mereka bukan dari kelompok Tuhan Yesus, melainkan hanya orang-orang yang berseru-seru kepada Yesus.

Mereka Mengusir Setan

Aktivitas kedua yang dilakukan oleh orang yang dienyahkan Tuhan ialah mengusir setan. Pasti ada yang berpikir, lho…kalau ada setan ya diusir toh!”

Sebenarnya setan itu ada dimana-mana. Sekarang saat anda sedang membaca Pedang Roh ini, mungkin setan ada di samping anda. Setan itu makhluk roh yang tidak terlihat oleh mata kita, dan ia bisa ada dimana-mana. Bahkan di masyarakat terdapat banyak aktivitas setan yang terang-terangan. Ada peramal nasib di sekitar anda, ada dukun kesurupan (ta thung) yang bahkan dipertontonkan. Bahkan ada banyak pertunjukan setan yang dikemas dengan istilah modern seperti sulap, illusionis, psychic, dll.

Setiap orang Kristen perlu sekali fahami tujuan Yesus Kristus dan Rasul-rasul mengusir setan. Ketika Yesus Kristus hadir sebagai manusia, Ia perlu menyakinkan orang-orang Yahudi bahkan semua manusia bahwa Ia adalah Allah yang maha kuasa, Pencipta langit dan bumi. Hal ini tentu sangat sulit, terlebih terhadap mereka yang mengenalnya sejak kecil. Ia harus membuktikan kepada mereka bahwa Ia berkuasa atas setan bahkan ia sanggup memindahkan gunung. Itulah sebabnya Ia berkata seandainya mereka punya iman sebesar biji sesawi bahwa Ia Sang Pencipta dan memintaNya memindahkan gunung, Ia akan melakukannya untuk mereka. Jadi, Yesus Kristus usir setan itu bukan sok-sok-an seperti sikap sebagian “pendeta”.

Tujuan kehadiran Yesus Kristus di muka bumi bukan untuk usir setan, melainkan untuk menyelamatkan manusia yang berdosa. Tetapi manusia berdosa baru akan selamat kalau mereka mau percaya bahwa Ia adalah Juruselamat, atau Allah sendiri. Untuk meyakinkan manusia bahwa Ia adalah Allah sendiri itulah tindakan pengusiran setan dilakukanNya.

Para Rasul tidak memfokuskan pelayanan mereka pada pengusiran setan. Paulus dan Silas diikuti oleh setan beberapa hari namun tidak mereka usir. Setan itu baru diusir setelah sangat mengganggu dan Paulus sudah tidak tahan lagi (Kis.16:17-18). Seandainya setan itu tidak mengganggu, pasti tidak diusir oleh Paulus.

Sesungguhnya Tuhan tidak memerintahkan kita mengusir setan. Banyak “pendeta” membaca Markus 16:17 bahwa “mereka akan mengusir setan-setan” lalu over-exciting dan bersikap sok jagoan. “Mereka AKAN mengusir setan-setan” bukan HARUS mengusir setan. Lagi pula Markus 16 mulai dari ayat 14 adalah percakapan Yesus Kristus dengan kesebelas Rasul. Dan kita sudah baca bahwa apa yang Yesus Kristus nubuatkan akan dilakukan oleh para Rasul telah tergenapi. Paulus yang digigit ular berbisa tidak mati, setan-setan diusir, orang sakit disembuhkan bahkan orang mati telah mereka hidupkan.

Tuhan tidak menghendaki kita mengusir setan dengan cara show of power (unjuk kekuatan), melainkan ia mau kita mengusir setan dengan mengajarkan kebenaran. Tuhan mau manusia berdosa dan orang-orang yang terjerat setan atau iblis dibebaskan oleh kebenaran, bukan oleh show of power. Tuhan berkata: “jika kamu tetap dalam firmanKu, kamu benar-benar adalah muridKu dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu” (Yoh.8:3132). Kalau setan diusir melalui show of power sementara orang yang bersangkutan tidak menyambut kebenaran, maka setan akan kembali dengan membawa tujuh ….temannya (Mat.12:43-45). Itulah sebabnya Tuhan tidak mau kita mengusir setan dengan show of power melainkan Ia mau kita memberitakan kebenaran, karena ketika siapa saja menerima kebenaran maka setan di dalam dirinya akan pergi dan tidak pernah bisa kembali lagi.

Sampai di sini pasti ada yang berkata, “kalau orangnya sedang dirasuki, bagaimana bisa memberitakan Injil?” Kebanyakan “pendeta” tidak sanggup membedakan antara dirasuki setan dengan sakit jiwa. Sesungguhnya orang yang dirasuki setan sama sekali tidak hilang ingatan atau tidak sadarkan diri. Yang hilang ingatan dan tidak sadarkan diri adalah mereka yang terserang gangguan mental atau gangguan jiwa (psikotik). Lihat para peramal, betapa sadarnya mereka. Dukun-dukun (ta-thung) adalah orang-orang yang bisa diinjili, setidaknya pada saat mereka selesai acara. Jika betul kerasukan, bukan psikotik, maka yang bersangkutan masih bisa mendengar Injil kebenaran.

Setan justru mencari “pendeta” yang suka sok jagoan, dan tidak mengerti kebenaran, untuk direkrut menjadi alatnya. Tentu iblis melakukan semua kegiatan pengusiran iblis (temannya) memakai nama Yesus, karena kalau pakai namanya akan terlalu seram. Tetapi setelah “pendeta” yang tidak mengerti kebenaran itu terjerat seperti pengisap ganja, iblis tidak segan-segan membuka kedoknya. Pada saat itu “pendeta” yang sudah merasakan nikmatnya “morfin rohani” tidak bisa membebaskan diri lagi. Ia akan terus menjadi alat iblis untuk menjerat orang lain. Harapan saya, anda tidak menjadi salah satu korban mereka. Tuhan menyebut mereka pembuat kejahatan.

Mereka Mengadakan Banyak Mujizat

Tolong baca Matius 7:21-23 dengan lebih seksama sekali lagi. Salah satu aktivitas orang

yang dienyahkan Tuhan adalah yang melakukan banyak mujizat demi nama Yesus. Adakah “pendeta” yang anda kenal yang suka mengembar-ngembor bahwa dirinya diberi

karunia melakukan mujizat? Pernahkah anda bertanya di dalam hati, apa alasan Tuhan mengenyahkan orang yang melakukan mujizat demi namaNya?

Dinubuatkan dalam kitab Yesaya 35:5-6 bahwa pada saat Mesias datang, Ia akan melakukan banyak mujizat, orang buta akan dicelikkan, orang lumpuh akan melompat. Itulah sebabnya Sang Mesias membuktikan diriNya dengan melakukan mujizat. Dan itu kebenaran pula sebabnya mesias palsu juga akan membuktikan dirinya dengan mujizat palsunya. Jadi Yesus Kristus mengadakan mujizat adalah untuk membuktikan diriNya Mesias dari Allah. Dan Yesus Kristus telah mengingatkan bahwa mesias palsu akan datang dan akan mengadakan banyak mujizat palsu.

Sedangkan para Rasul mengadakan mujizat adalah sebagai pembuktian bahwa mereka adalah Rasul Yesus Kristus (II Kor.12:12). Jadi, jika karunia mengadakan mujizat adalah bukti kerasulan, maka secara akal sehat berarti orang percaya non-rasul tidak diberi karunia mengadakan mujizat. Itulah sebabnya penafsiran yang masuk akal tentang Markus 16 adalah bahwa yang diberi karunia melakukan mujizat itu hanya rasul. Di situ dikatakan orang percaya, bukan SETIAP orang percaya. Rasul termasuk orang percaya yang telah menggenapkan nubuatan itu.

Lalu bagaimanakah dengan mujizat yang terjadi di kalangan non-rasul? Hal itu sama sekali bukan karena non-rasul diberi karunia mengadakan mujizat melainkan itu adalah jawaban Tuhan atas doa anak-anakNya. Memang kita tahu bahwa kadang doa dijawab dan kadang belum dijawab.

Tuhan menubuatkan bahwa menjelang hari-hari akhir (masa kini) akan muncul banyak mesias palsu (Mat.24:5) yang akan coba membuktikan (menipu) bahwa mereka adalah mesias (orang yang diurapi) dengan menggembar-gemborkan kuasa melakukan mujizat. Dan dalam ayat ini dikatakan bahwa banyak orang akan disesatkan. Harapan saya anda bukan salah satunya. Pada pasal yang sama ayat 23 hingga 28 dikatakan bahwa mesias palsu itu akan menyesatkan orang dengan mujizat-mujizat palsu mereka.

Jadi, karena Tuhan tidak memberikan karunia melakukan mujizat kepada nonrasul, maka sudah jelas bahwa mereka yang berseru-seru kepada Tuhan bahwa mereka telah mengadakan banyak mujizat demi namaNya, adalah bukan dari kelompok Tuhan. Mereka adalah kelompok pengikut mesias palsu yang membajak nama Yesus.

Kesimpulan

Jadi, kini dapat kita simpulkan bahwa pantaslah jika Tuhan mengenyahkan orang orang yang bernubuat demi namaNya, yang mengusir setan demi namaNya, dan yang mengadakan banyak mujizat demi namaNya. Kalau orang yang mengadakan mujizat demi nama Yesus dienyahkan, tentu lebih-lebih lagi para pengikut mereka. Sudah pasti mereka akan dienyahkan juga.

Pembaca yang saya kasihi, saya menulis ini bukan demi uang, karena tidak dibayar, bahkan Pedang Roh ini dibagikan dengan gratis. Saya hanya menunaikan tanggung jawab saya sebagai seorang pemberita kebenaran. Karena kalau saya tahu namun tidak memberitahu orang lain tentang kebenaran itu, saya akan dituntut Tuhan yang mempercayakan kebenaran itu kepada saya. Waspadalah terhadap mereka yang bernubuat demi nama Yesus, yang mengusir setan demi nama Yesus, dan yang mengadakan banyak mujizat demi nama Yesus. Kiranya Tuhan memberi hikmat kepada anda.***

Sumber: Buletin PEDANG ROH 56, www.graphe-ministry.org