<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: BERITA WAY OF LIFE 24 JANUARI 2009</title>
	<atom:link href="http://dedewijaya.blog.friendster.com/2009/01/berita-way-of-life-24-januari-2009/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dedewijaya.blog.friendster.com/2009/01/berita-way-of-life-24-januari-2009/</link>
	<description>Fundamental, Baptist, Independent, Dispensasi, Premilenium-Pretribulasi</description>
	<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 11:52:17 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
		<item>
		<title>By: 4l83rt</title>
		<link>http://dedewijaya.blog.friendster.com/2009/01/berita-way-of-life-24-januari-2009/#comment-3785</link>
		<dc:creator>4l83rt</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 08:39:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dedewijaya.blog.friendster.com/?p=515#comment-3785</guid>
		<description>Kebenaran itu Memerdekakan. Yesus adalah Jalan, Kebenaran dan Hidup. 

Penyesatan akan selalu ada, bahkan sudah sejak ribuan tahun lalu.
Fenomena-fenomena akan terus bermunculan.

Doktrin itu buatan manusia. Doktrin itu tafsir. 
Prinsip kebenaran itu berlaku kekal, baik dimana saja, kapan pun dan bagi siapapun
Namun menganggap benar/ asumsi terhadap kebenaran itu terkadang bisa salah.

Pewahyuan (revelation) yang kemudian menjadi doktrin, tren, aliran, sinode gereja hanya sesaat.
Revelation bukan prinsip, itu diberikan Tuhan untuk saat tertentu. 

Belajar dari sejarah, bahwa Gereja terus disempurnakan. 
Bahwa pada awalnya, iman dipulihkan, lalu jadilah doktrin ke imanan, ada pengajaran calvin, dll

Lalu baptisan dipulihkan, berikutnya kesadaran akan Roh Kudus, manifestasi karunia, 
kemudian era komunitas kecil, rumah, sel, dan pemulihan jawatan .

Setiap kali pergerakan baru muncul, selalu dicap oleh generasi sebelumnya sebagai hal sesat
Yang baru juga menganggap sebelumnya salah

Apakah yg generasi baru yakini itu salah? kalau kita juga berlaku sama, kapan tragedi sejarah ini berakhir.

Kita harus menggali yang prinsip, yang esensi. Karena begitu kita ketemu, maka itu bagaikan harta berharga
dan kita akan tinggalkan yang lainnya.

waktu kita terbatas, ada begitu banyak pengajaran, dan supaya tidak terombang-ambing maka kita cari yang utama. 
yang prinsip, yang benar bukan dianggap benar

kalau kebenaran yang kita dapatkan, maka kita akan tahu mana yang palsu.
Jadi jangan sibuk mengurusi hal-hal yang negatif di gereja, fenomena-fenomena
Hanya bikin orang tidak dewasa. Jangan hanya bicara bagaimana supaya tidak jatuh dalam dosa. 
Jangan hanya menuding itu dosa atau tidak
tetapi ajarkan untuk hidup benar

Karena kebenaran itu memerdekakan. Orang sekarang mudah mengenali oh itu dosa 
daripada mengenali kebenaran sesungguhnya

Doktrin hanya bikin capai. Kebenaran tidak perlu dibela. 
Karena kebenaran adalah benar. akan muncul dengan sendirinya
Ilalang dibiarkan tumbuh. sudah pasti ilalang tanpa dirawat akan tumbuh
yang memerlukan usaha untuk memupuk, merawat adalah untuk yang baik, yang benar

Jadi berusahalah unt cari kebenaran, yang prinsip.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kebenaran itu Memerdekakan. Yesus adalah Jalan, Kebenaran dan Hidup. </p>
<p>Penyesatan akan selalu ada, bahkan sudah sejak ribuan tahun lalu.<br />
Fenomena-fenomena akan terus bermunculan.</p>
<p>Doktrin itu buatan manusia. Doktrin itu tafsir.<br />
Prinsip kebenaran itu berlaku kekal, baik dimana saja, kapan pun dan bagi siapapun<br />
Namun menganggap benar/ asumsi terhadap kebenaran itu terkadang bisa salah.</p>
<p>Pewahyuan (revelation) yang kemudian menjadi doktrin, tren, aliran, sinode gereja hanya sesaat.<br />
Revelation bukan prinsip, itu diberikan Tuhan untuk saat tertentu. </p>
<p>Belajar dari sejarah, bahwa Gereja terus disempurnakan.<br />
Bahwa pada awalnya, iman dipulihkan, lalu jadilah doktrin ke imanan, ada pengajaran calvin, dll</p>
<p>Lalu baptisan dipulihkan, berikutnya kesadaran akan Roh Kudus, manifestasi karunia,<br />
kemudian era komunitas kecil, rumah, sel, dan pemulihan jawatan .</p>
<p>Setiap kali pergerakan baru muncul, selalu dicap oleh generasi sebelumnya sebagai hal sesat<br />
Yang baru juga menganggap sebelumnya salah</p>
<p>Apakah yg generasi baru yakini itu salah? kalau kita juga berlaku sama, kapan tragedi sejarah ini berakhir.</p>
<p>Kita harus menggali yang prinsip, yang esensi. Karena begitu kita ketemu, maka itu bagaikan harta berharga<br />
dan kita akan tinggalkan yang lainnya.</p>
<p>waktu kita terbatas, ada begitu banyak pengajaran, dan supaya tidak terombang-ambing maka kita cari yang utama.<br />
yang prinsip, yang benar bukan dianggap benar</p>
<p>kalau kebenaran yang kita dapatkan, maka kita akan tahu mana yang palsu.<br />
Jadi jangan sibuk mengurusi hal-hal yang negatif di gereja, fenomena-fenomena<br />
Hanya bikin orang tidak dewasa. Jangan hanya bicara bagaimana supaya tidak jatuh dalam dosa.<br />
Jangan hanya menuding itu dosa atau tidak<br />
tetapi ajarkan untuk hidup benar</p>
<p>Karena kebenaran itu memerdekakan. Orang sekarang mudah mengenali oh itu dosa<br />
daripada mengenali kebenaran sesungguhnya</p>
<p>Doktrin hanya bikin capai. Kebenaran tidak perlu dibela.<br />
Karena kebenaran adalah benar. akan muncul dengan sendirinya<br />
Ilalang dibiarkan tumbuh. sudah pasti ilalang tanpa dirawat akan tumbuh<br />
yang memerlukan usaha untuk memupuk, merawat adalah untuk yang baik, yang benar</p>
<p>Jadi berusahalah unt cari kebenaran, yang prinsip.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
